Jawa Pos Radar Madiun – Toyota Kijang Innova tetap menjadi primadona mobil keluarga di Indonesia.
Diproduksi sejak 2004 hingga 2015 untuk generasi pertamanya, Kijang Innova menawarkan durability luar biasa.
Namun, banyak konsumen lebih memilih varian diesel dibandingkan bensin, akibat stigma konsumsi bahan bakar yang boros.
Padahal, jika dicermati lebih dalam, Kijang Innova bensin juga punya banyak keunggulan yang tidak kalah menarik.
Apalagi, harga pasarnya jauh lebih terjangkau dibandingkan versi diesel.
Berikut 6 alasan kenapa Toyota Kijang Innova bensin layak menjadi pilihan!
1. Mesin Dapat Upgrade VVT-i, Lebih Irit dan Bertenaga
Pada tahun 2008, Toyota melakukan penyegaran pada Kijang Innova, termasuk untuk varian bensin:
• Mesin 2.0L 1TR-FE VVT-i 16 valve DOHC berkapasitas 1.998 cc.
• Tenaga maksimum 138 PS di 5.600 rpm, torsi 182 Nm di 4.000 rpm.
• Rasio kompresi 9,8:1.
Dengan adopsi standar Euro 2 dan teknologi VVT-i, konsumsi BBM lebih hemat sekitar 10–20 persen dibanding versi sebelumnya:
• 8 km/liter untuk dalam kota.
• 11–12 km/liter untuk perjalanan luar kota.
2. Mesin Bensin Bandel dan Perawatannya Mudah
Keunggulan lain dari Kijang Innova bensin:
• Durabilitas tinggi: Mesin 1TR-FE juga dipakai di Toyota Hilux.
• Perawatan sederhana: Hanya perlu ganti oli rutin (10W-40 setiap 5.000 km) dan servis berkala.
• Biaya lebih hemat: Tidak perlu perawatan turbo atau commonrail seperti pada varian diesel.
Ini membuat Innova bensin sangat ideal untuk pemilik yang mencari mobil keluarga tangguh tanpa ribet.
3. Suara Mesin Halus dan Minim Asap
Bagi yang tidak suka asap hitam dan suara mesin kasar seperti pada diesel, Innova bensin adalah solusi:
• Suara mesin lebih halus saat idle maupun berkendara.
• Emisi gas buang lebih bersih, nyaris tanpa asap hitam.
• Kenyamanan berkendara meningkat, cocok untuk membawa keluarga.
4. Ada Varian 2.7 Liter, Tenaga Lebih Galak
Selain mesin 2.0L, Toyota juga sempat menghadirkan varian bensin 2.7L:
• Mesin 2TR-FE berkapasitas 2.694 cc.
• Tenaga 166 PS dan torsi 245 Nm.
• Transmisi otomatis Super ECT 4-speed.
Varian yang dikenal sebagai Innova Arab ini punya tenaga besar dan cocok untuk cruising di jalan tol.
Konsumsi BBM-nya pun tergolong efisien:
• 8 km/liter dalam kota.
• 13 km/liter untuk luar kota.
5. Aman Menggunakan Pertalite
Meskipun idealnya menggunakan Pertamax (RON 92), mesin 1TR-FE masih toleran terhadap Pertalite (RON 90):
• Efeknya hanya sedikit berkurangnya performa.
• Tetap aman untuk penggunaan harian tanpa risiko knocking.
Ini menjadi nilai tambah, mengingat harga Pertalite lebih ekonomis.
6. Harga Bekas Lebih Murah dan Masih Worth It
Harga bekas Kijang Innova bensin jauh lebih terjangkau dibandingkan diesel:
• Kijang Innova 2.0L 2008–2009 M/T: Rp 110–133 jutaan.
• Kijang Innova 2.7L: Rp 125–150 jutaan.
Sebagai perbandingan, Innova diesel tahun sama harganya bisa mencapai Rp 150 juta bahkan lebih.
Dengan selisih harga yang cukup besar, Innova bensin menjadi opsi cerdas untuk kamu yang mencari mobil keluarga nyaman dengan budget terbatas. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira