Jawa Pos Radar Madiun - Setelah kehadiran Wuling Air EV yang menggebrak pasar mobil mikro listrik di Indonesia pada 2022, kini muncul pesaing baru dari DFSK dengan peluncuran Seres E1 di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.
Dengan ukuran yang kompak dan harga yang terjangkau, Seres E1 langsung menarik perhatian sebagai mobil mikro listrik yang ideal untuk mobilitas perkotaan.
Kini, mobil ini semakin mencuri perhatian berkat modifikasi keren yang dilakukan oleh modifikator ternama Gofar Hilman.
Seres E1 hadir dengan dua varian: B-Type (Standard Range) dan L-Type (Long Range).
Dengan harga mulai Rp 189 juta, Seres E1 menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari mobil listrik dengan harga terjangkau.
Memiliki dimensi kompak (panjang 3,03 meter, lebar 1,495 meter, dan tinggi 1,64 meter), Seres E1 cocok digunakan di perkotaan dengan lalu lintas padat.
Tersedia dua pilihan baterai yang mampu menempuh jarak antara 180 km hingga 220 km, menjadikannya kendaraan ideal untuk perjalanan sehari-hari.
Namun, mobil ini tidak hanya menarik perhatian karena fitur dan performanya. Gofar Hilman, yang dikenal sebagai influencer dan modifikator, melakukan modifikasi menarik pada Seres E1 untuk tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
Gofar mengubah Seres E1 menjadi blind van retro dengan berbagai sentuhan unik.
Modifikasi yang dilakukan Gofar Hilman pada Seres E1 melibatkan perubahan signifikan, mulai dari bagian eksterior hingga interior.
Konsep blind van diusung dengan menghilangkan kaca samping belakang dan kaca belakang.
Untuk menambah kesan klasik, Gofar memasang lampu bulat pada bagian depan mobil yang mengingatkan pada desain mobil era 1970-an. Tak hanya itu, di bagian atap dipasang roof rack dengan ornamen kayu, memberikan kesan retro yang kental.
Pemasangan roof rack sendiri terbilang mudah karena Seres E1 sudah dilengkapi dengan roof rail.
Dalam modifikasi ini, Gofar juga mengganti lampu depan dengan gaya mobil retro dan menambahkan bumper besi dengan desain serupa.
Untuk interior, Gofar memilih lapisan jok berwarna-warni yang biasa digunakan di kereta api atau bus, yang tidak hanya memberikan tampilan mencolok tetapi juga praktis karena tidak mudah terlihat kotor.
Gofar menjelaskan bahwa modifikasi ini ditujukan untuk usaha kecil dan menengah (UMKM).
"Ini konsepnya mobil UMKM, jadi bisa dipakai untuk usaha kecil seperti membawa peralatan cuci AC. Kalau naik motor kan risiko kehujanan," ujar Gofar.
Konsep ini menjadikan Seres E1 tidak hanya sebagai kendaraan pribadi, tetapi juga sebagai kendaraan multifungsi yang praktis digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Terkait biaya modifikasi, Gofar mengungkapkan bahwa biaya yang dikeluarkan bisa mencapai setengah dari harga mobil.
"Biayanya bisa sampai setengah dari harga mobil," ujar Gofar, menambahkan bahwa meskipun biaya modifikasi tergolong besar, hasil akhirnya akan memberikan tampilan yang unik dan berbeda di jalan. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira