Jawa Pos Radar Madiun - Daihatsu Taft GT merupakan salah satu model jip diesel yang paling legendaris di Indonesia.
Kendaraan ini tak hanya terkenal karena ketangguhannya di medan berat, tetapi juga karena ragam varian yang ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan karakteristik penggunaan berbeda.
Berdasarkan data spesifikasi dari Wikipedia – Daihatsu Rugger, Daihatsu Taft GT hadir dalam enam varian utama yang dibedakan berdasarkan konfigurasi penggerak, panjang wheelbase, serta fitur teknis seperti sistem suspensi.
Varian pertama yang menjadi tulang punggung adalah Taft GT dengan kode sasis F70.
Model ini merupakan varian short wheelbase (SWB) dengan sistem penggerak 4WD part-time, menggunakan mesin diesel 2.8L DL41 (produksi 1985–1988) dan DL42 (produksi 1988–1995). Transmisi awalnya 4-percepatan manual, dan diperbarui menjadi 5-percepatan setelah tahun 1991.
Ciri khasnya adalah bodi dua pintu dengan desain kotak dan suspensi per daun di keempat roda.
Varian ini sangat dikenal di kalangan off-roader sebagai kendaraan andal untuk segala medan.
Selanjutnya adalah Taft GTS (kode sasis F69), yang merupakan versi 2WD (rear-wheel drive) dari GT. Masih menggunakan mesin diesel 2.8L DL41/DL42 dan sasis pendek dua pintu, model ini lebih cocok digunakan untuk keperluan harian di jalan raya.
Menurut Daihatsu Indonesia, varian ini hadir sebagai alternatif yang lebih hemat bahan bakar dan perawatan dibanding versi 4WD.
Varian ketiga adalah Taft GTX, juga dengan kode sasis F69, tetapi memiliki bodi medium wheelbase.
Mesinnya sama dengan GTS, namun dengan dimensi lebih panjang dan ruang kabin yang lebih lega, menjadikannya lebih nyaman untuk perjalanan jauh atau penggunaan keluarga.
Yang keempat adalah Taft GTL (juga dikenal dengan nama Taft Hiline), masih mengusung kode F69 namun hadir dalam versi long wheelbase dengan bodi lima pintu.
GTL dikenal luas sebagai varian “family wagon” yang menawarkan kapasitas hingga tujuh penumpang. Dengan atap tinggi dan jendela geser, Taft GTL menjadi pilihan populer di sektor angkutan ringan dan keluarga besar.
Untuk pengguna yang menginginkan kemampuan off-road ekstra, tersedia Taft Rocky (kode sasis F75) yang mengusung penggerak 4WD part-time dan bodi medium wheelbase.
Keunikan varian ini adalah penggunaan atap resin berwarna putih yang bisa dilepas, memberikan pengalaman berkendara terbuka yang lebih fleksibel—mirip konsep jip rekreasi di luar negeri.
Varian terakhir adalah Taft Independent (kode F73), yang menjadi evolusi dari GT dengan suspensi depan independen dan suspensi belakang per keong, membuatnya lebih nyaman di jalan aspal.
Masih menggunakan mesin DL42 dan sistem 4WD part-time, model ini hadir sebagai respons terhadap kebutuhan kendaraan off-road yang juga bisa nyaman dipakai harian. (gar)
Editor : Tegar Rukmana