Jawa Pos Radar Madiun - Tradisi berbagi daging kurban Idul Adha menjadi momen tahunan yang sarat makna.
Namun, pertanyaan klasik pun muncul: mau diolah jadi apa daging kurban tahun ini?
Kalau Anda sudah bosan dengan rendang, gulai, atau tongseng, mengolah daging menjadi bakso, nugget, atau abon bisa jadi solusi cerdas.
Selain lebih tahan lama, olahan ini juga lebih praktis disantap kapan saja. Untuk warga Madiun dan sekitarnya, berikut empat tempat penggilingan daging di Kota Madiun yang bisa membantu Anda:
1. Penggilingan Daging “Mbak Niniet”
Terkenal di kalangan warga Madiun, penggilingan ini kerap jadi langganan tahunan saat Idul Adha tiba. Hasil gilingan dikenal halus dan bersih, cocok untuk bakso atau nugget rumahan.
Alamat: Jl. Penunjuk Arah No.65, Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kota Madiun
2. Penggilingan Daging Madiun (Kuweni)
Lokasinya strategis di tengah kota, tepatnya di wilayah Kejuron. Banyak pelanggan menyukai tempat ini karena hasil gilingannya yang konsisten, serta pelayanan yang ramah.
Alamat: Jl. Kuweni No.24, Kejuron, Kec. Taman, Kota Madiun
3. Penggilingan Daging “Cik Lan”
Sudah dikenal sejak lama sebagai salah satu penggilingan daging rumahan terbaik di Madiun. Sistem antre cepat dan penanganan higienis jadi nilai plus tersendiri.
Alamat: Jl. Cempedak No.2c, Taman, Kec. Taman, Kota Madiun
4. Kios daging Mbak Niniet “SEGAR WARAS”
Masih satu jaringan dengan penggilingan “Mbak Niniet”. Bedanya, di sini Anda juga bisa sekalian berbelanja daging segar dan kebutuhan bumbu dapur lainnya.
Alamat: Jl. Mayjen Sungkono No.60, Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kota Madiun
Tips Mengolah Daging Kurban Lebih Awet dan Variatif
Jangan lupa, permintaan penggilingan daging biasanya meningkat tajam selama Idul Adha.
Disarankan untuk datang lebih pagi atau booking lebih awal agar tidak kehabisan antrean.
Jika ingin lebih hemat dan tahan lama, Anda bisa mengolah daging menjadi:
• Bakso atau pentol kuah
• Nugget homemade
• Abon sapi pedas manis
• Burger patty untuk stok frozen food
Dengan begitu, daging kurban tidak hanya lezat tapi juga bisa disimpan dan dinikmati dalam berbagai bentuk. (fac/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira