Jawa Pos Radar Madiun - Jamur di plafon mobil bukan sekadar gangguan estetika, tapi juga bisa menjadi ancaman bagi kesehatan pernapasan.
Kondisi kabin yang lembap, jarang dibersihkan, atau adanya kebocoran, bisa menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur.
Untungnya, ada cara menghilangkan jamur di plafon mobil yang bisa Anda terapkan sendiri di rumah tanpa harus ke salon mobil.
Penyebab Plafon Mobil Berjamur
Jamur umumnya muncul karena:
Kelembapan tinggi akibat AC bocor atau rembesan air hujan.
Debu dan kotoran yang menempel dan jadi media tumbuh jamur.
Ventilasi buruk yang menyebabkan sirkulasi udara tidak optimal.
Mengetahui sumber masalah adalah kunci untuk penanganan yang efektif.
Cara Menghilangkan Jamur di Plafon Mobil
1. Bersihkan Debu dan Kotoran
Sebelum membersihkan jamur, bersihkan permukaan plafon dari debu menggunakan kain microfiber atau sikat lembut. Ini penting agar cairan pembersih bisa bekerja maksimal.
2. Gunakan Pembersih Jamur yang Aman
Ada dua pilihan:
Produk khusus pembersih jamur interior mobil yang bisa dibeli di toko otomotif.
Cairan alami dari campuran cuka dan air (1:1) sebagai alternatif ramah lingkungan dan ekonomis.
Cuka mengandung asam asetat yang efektif membunuh spora jamur.
3. Aplikasikan dengan Benar
Gunakan semprotan atau kain basah untuk mengoleskan cairan pembersih ke area berjamur. Fokus hanya pada area yang terkena jamur agar plafon tidak terlalu basah.
4. Gosok dengan Lembut
Gunakan spons atau sikat berbulu halus, gosok perlahan dengan gerakan memutar. Hindari menggosok terlalu keras agar kain plafon tidak rusak atau mengelupas.
5. Bilas dan Bersihkan Ulang
Setelah jamur mulai memudar, bersihkan sisa cairan dengan kain bersih yang dibasahi air. Ini mencegah sisa kimia atau cuka menempel terlalu lama di plafon.
6. Keringkan dengan Sirkulasi Udara
Keringkan plafon secara menyeluruh. Anda bisa membuka jendela, pintu, atau menyalakan AC dan kipas kecil agar sirkulasi udara lancar dan plafon cepat kering.
Tips Mencegah Jamur Kembali Muncul
Gunakan silica gel atau penyerap lembap di dalam mobil, terutama saat musim hujan.
Cek kebocoran kaca atau saluran AC secara rutin.
Jangan biarkan mobil tertutup terlalu lama setelah terkena hujan.
Vakum plafon mobil secara berkala agar debu tidak menumpuk. (cor)
Editor : Andi Chorniawan