Jawa Pos Radar Madiun - Menanam pisang di rumah bisa jadi solusi hemat dan sehat. Meski lahannya terbatas, Anda tetap bisa panen buah pisang manis dan besar asal tahu caranya.
Kunci utamanya terletak pada pemilihan bibit unggul, teknik tanam yang benar, dan perawatan yang konsisten.
Berikut panduan lengkap cara menanam pohon pisang agar cepat berbuah dan tahan hama.
1. Pilih Bibit Pisang Unggul dan Sehat
Pilih bibit dengan ciri:
Tinggi sekitar 1–1,5 meter
Bersihkan gulma dan rumput liar
Gali lubang tanam ukuran 50 x 50 x 50 cm
Campurkan pupuk organik (kompos/pupuk kandang) sebelum tanam
Jika menanam di pot besar, gunakan media tanam campuran tanah, sekam, dan kompos.
3. Teknik Penanaman yang Benar
Tanam bibit secara tegak dan padatkan tanah di sekelilingnya
Beri pupuk kandang tiap 2–3 bulan
Tambahkan pupuk NPK seimbang untuk mendukung pertumbuhan
Kocorkan pupuk cair organik (POC) tiap 2 minggu untuk memacu pembungaan
Gunakan pupuk tinggi kalium untuk memperbesar dan mempermanis buah
5. Rawat Tanaman Secara Konsisten
Potong daun tua atau rusak agar fokus nutrisi ke buah
Singkirkan anakan berlebih (suckers) agar nutrisi tidak terbagi
Siram secara rutin di pagi/sore hari
Bersihkan gulma agar tidak merebut nutrisi dan air
6. Cegah Hama dan Penyakit Sejak Dini
Waspadai hama seperti ulat daun dan penggerek batang
Gunakan pestisida nabati dari daun mimba, bawang putih, atau serai
Buang bagian putih di bakal buah untuk mengarahkan nutrisi ke buah utama
Bungkus tandan pisang yang tumbuh dengan karung atau plastik bening
Panen saat buah mulai menguning sebagian, tergantung jenis pisangnya
Ciri pisang siap panen:
Ukuran buah maksimal
Warna menguning pada ujung bawah buah
Buah tampak menggembung dan tidak bersiku tajam
Dengan teknik yang tepat dan perawatan teratur, pisang bisa mulai berbuah dalam waktu 9–12 bulan, tergantung varietas. Selain hemat, panen pisang sendiri lebih sehat karena bebas pestisida. (dew/cor)
Editor : Andi Chorniawan