Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Panduan Lengkap Menyiram Bonsai: Waktu Terbaik, Teknik Aman, dan Ciri Bonsai Kekurangan Air

Dewanti Septianingrum • Rabu, 6 Agustus 2025 | 02:13 WIB

 

Ilustrasi menyiram bonsai yang benar.
Ilustrasi menyiram bonsai yang benar.

Jawa Pos Radar Madiun - Menyiram bonsai bukan hanya soal menuangkan air ke pot. Kesalahan dalam penyiraman bisa berakibat fatal, mulai dari akar membusuk hingga tanaman mati.

Oleh karena itu, teknik menyiram bonsai harus dilakukan dengan cara yang tepat, memperhatikan kelembaban tanah, jenis tanaman, serta waktu yang sesuai.

1. Cek Kelembaban Tanah Sebelum Menyiram

Sebelum menyiram, pastikan media tanam memang butuh air. Cara termudah adalah dengan menyentuh permukaan tanah menggunakan jari atau tusuk gigi.

Jika terasa lembap, tunda penyiraman. Tapi jika tanah sudah mulai mengering, itu tandanya bonsai perlu disiram.

Tips: Jangan tunggu tanah sampai benar-benar kering karena dapat menyebabkan stres akar.

2. Teknik Menyiram Bonsai: Top Watering & Bottom Watering

Top Watering (Penyiraman dari Atas)

Gunakan alat penyiram berujung lembut (seperti sprayer atau watering can bonsai).

Arahkan air seperti hujan ringan menyebar ke seluruh permukaan pot.

Siram perlahan hingga air keluar dari lubang drainase di bawah pot.

Bottom Watering (Perendaman dari Bawah)

Siapkan wadah berisi air bersih.

Rendam bagian bawah pot selama 5–10 menit agar tanah menyerap air dari bawah.

Angkat pot, tiriskan hingga tak ada air menggenang.

Hindari: Menyiram terlalu deras karena bisa merusak struktur media tanam dan merobek akar halus bonsai.

3. Frekuensi dan Waktu Ideal Menyiram Bonsai

Bonsai luar ruangan: Biasanya disiram setiap hari, terutama saat panas terik.

Bonsai dalam ruangan: Bisa cukup 2–3 hari sekali, tergantung kelembaban ruangan.

Waktu terbaik: Pagi hari sebelum matahari terlalu terik atau sore menjelang malam.

Catatan: Hindari menyiram siang hari saat suhu tinggi. Air cepat menguap dan tanaman bisa mengalami stres.

4. Kenali Jenis Bonsai untuk Menyesuaikan Kebutuhan Air

Bonsai tropis (seperti beringin, serut): Membutuhkan air lebih banyak dan rutin.

Bonsai sukulen (seperti Portulacaria afra): Lebih tahan kering, siram lebih jarang.

5. Tips Tambahan Agar Bonsai Tetap Sehat

Gunakan air bersih, bebas kapur, dan tidak terlalu dingin.

Air hujan atau air sumur yang diendapkan semalaman adalah pilihan terbaik.

Semprot daun secara berkala agar debu hilang dan kelembaban terjaga.

Ganti media tanam tiap 1–2 tahun agar tidak padat dan akar tetap sehat.

6. Tanda-Tanda Bonsai Salah Disiram

Kekurangan air:

Daun layu, tanah sangat kering, pertumbuhan melambat.

Kelebihan air: 

Daun menguning, akar berbau busuk, batang lembek, jamur di permukaan tanah.

Dengan memahami teknik menyiram bonsai yang benar, Anda bisa memperpanjang umur tanaman dan menjaga tampilannya tetap prima. Jangan hanya mengandalkan jadwal, tapi juga pantau kondisi tanaman setiap hari. (dew/cor)

Editor : Andi Chorniawan
#waktu terbaik #Kesalahan #penyiraman #teknik #sehat #Bonsai