Jawa Pos Radar Madiun – Nasi kuning bukan sekadar hidangan, melainkan simbol kebahagiaan dan harapan baik.
Warna kuning cerahnya melambangkan kemakmuran dan keberuntungan, sehingga selalu hadir di momen spesial seperti syukuran, ulang tahun, hingga peresmian acara.
Ciri khas nasi kuning ada pada aroma wangi dan rasa gurih yang meresap di setiap butir nasi.
Kombinasi santan kental, kunyit, daun salam, daun jeruk, dan serai menghasilkan cita rasa yang menggiurkan.
Tak heran, nasi kuning menjadi menu utama dalam tumpeng yang sejak lama menjadi wujud rasa syukur masyarakat Indonesia.
Berikut ini resep nasi kuning yang cocok buat malam tirakatan 17 Agustus.
Bahan:
500 gram beras
200 ml santan kental
1 sdt garam
2 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
3 lembar daun jeruk
1 ruas kunyit, haluskan (atau 1 sdm kunyit bubuk)
Air secukupnya
Cara Membuat:
1. Cuci bersih beras, tiriskan.
2. Masak santan bersama kunyit, garam, daun salam, daun jeruk, dan serai hingga mendidih, aduk agar santan tidak pecah.
3. Masukkan beras, aduk rata, lalu masak hingga air hampir habis seperti menanak nasi biasa.
4. Kukus beras setengah matang selama 30–40 menit hingga matang sempurna.
5. Sajikan nasi kuning dengan lauk sesuai selera. (afi/cor)
Editor : Andi Chorniawan