Jawa Pos Radar Madiun - Di dunia nyata, umat muslim sekalian pasti pernah melihat orang yang sedang menunaikan salat dengan ciri khas masing-masing.
Setiap orang punya cara dan kebiasaan gerak yang berbeda satu dengan yang lain. Termasuk tentang kecepatan gerakannya.
Perihal orang salat cepat, Gus Baha pernah menuturkan tentang itu dalam sebuah pengajian. Begini kata-kata ahli fiqih bernama asli KH Bahauddin Nursalim tersebut.
"
Ibnu Abbas itu kalau salat cepetnya bukan main.
Katanya seneng Allah, munajat, lha kok cepet? Berarti nggak begitu seneng.
Tapi, Ibnu Abbas kebalik cara tanya (pandang).
Kenapa kamu kalau salat cepet?
Setan nata-nata (persiapan) mau nggoda saya, ternyata saya selesai (salat),
jadi kecelik dia (setan)
"
Begitulah kata-kata Gus Baha tentang orang muslim yang menunaikan salat dengan cepat. Semoga, tuturan tersebut berdampak positif bagi kita semua.
Setidaknya, tidak berpikiran negatif saat ada orang salat dengan cara cepat-cepat. (den)
Editor : Deni Kurniawan