Jawa Pos Radar Madiun – Setelah lebih dulu tersedia di App Store pada September lalu, aplikasi video generatif Sora by OpenAI kini resmi hadir di Google Play Store untuk perangkat Android.
Aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan kecerdasan buatan asal Amerika Serikat itu menawarkan pengalaman baru dalam membuat dan menonton video pendek berbasis AI (artificial intelligence).
Menurut laporan TechCrunch (5/11/2025), aplikasi Sora saat ini dapat diunduh di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Namun, pengguna di Indonesia tampaknya harus bersabar lebih lama, sebab hasil pencarian “Sora” di Play Store Tanah Air belum menampilkan aplikasi tersebut.
Mirip TikTok, Tapi Semua Videonya Buatan AI
Sekilas, tampilan Sora sangat mirip TikTok, dengan halaman utama yang menampilkan feed video pendek vertikal bertajuk For You.
Di layar, pengguna dapat melihat nama akun, caption, tombol like, kolom komentar, serta ikon berbagi—semuanya menyerupai platform media sosial video pendek populer itu.
Perbedaannya, semua video yang tampil di Sora sepenuhnya dibuat oleh AI, bukan manusia.
Aplikasi ini memanfaatkan kemampuan Sora 2, model AI generatif terbaru dari OpenAI, yang mampu menghasilkan video realistis dan responsif.
Setiap adegan, gerakan tubuh, hingga sinkronisasi suara dibuat secara otomatis oleh algoritma, tanpa campur tangan editor atau kreator manusia.
Fitur Unggulan: Cameos
Salah satu fitur paling menarik dalam Sora adalah Cameos.
Lewat fitur ini, pengguna dapat memasukkan wajah dan suara mereka sendiri ke dalam video buatan AI.
Hasilnya, pengguna bisa “berakting” dalam berbagai situasi, mulai dari menghadiri konser musik, berolahraga di gym, memimpin rapat virtual, hingga tampil di adegan film aksi.
Baca Juga: 10 Platform AI Terbaik untuk Mengubah Audio ke Teks dengan Cepat, Akurat, dan Mudah Digunakan
Untuk membuat video seperti itu, Sora meminta pengguna mengunggah rekaman wajah dan suara satu kali sebagai data dasar.
Setelah proses unggahan selesai, AI akan menggunakan data tersebut untuk menciptakan video baru berdasarkan perintah atau tema yang dipilih pengguna.
Video yang dihasilkan kemudian bisa dibagikan langsung ke teman atau media sosial, seperti halnya membagikan konten di TikTok atau Instagram Reels.
Masih Dirilis Terbatas
Baca Juga: Cara Edit Foto Biasa Jadi Potret Profesional dengan Dreamina AI, Hasil Elegan dan Ultra-Realistik
Meski sudah meluncur secara resmi di Android, OpenAI belum mengumumkan jadwal perilisan global untuk Sora.
Sejauh ini, fitur dan tampilan aplikasi di Android sama persis seperti versi iOS, hanya saja penyebaran dilakukan bertahap di beberapa negara terlebih dahulu.
Selain itu, OpenAI juga menegaskan bahwa keamanan dan privasi pengguna menjadi prioritas utama, terutama dalam penggunaan data wajah dan suara untuk pembuatan video.
Setiap data yang diunggah hanya digunakan untuk proses pembuatan konten oleh AI, dan tidak dibagikan kepada pihak lain.
Baca Juga: Transformasi Foto Malam Jadi Estetik dan Profesional dengan Dreamina AI untuk Feed Instagram Stylish
Era Baru Video Generatif
Peluncuran Sora by OpenAI menandai era baru media sosial berbasis AI generatif, di mana batas antara pengguna dan kreator semakin tipis.
Kini, siapa pun bisa membuat video realistis dalam hitungan detik tanpa perlu keahlian editing atau perangkat mahal.
Dengan fitur Cameos, Sora membuka peluang baru dalam industri kreatif dan hiburan, sekaligus memunculkan perdebatan soal etika dan autentisitas konten digital di masa depan.
Namun yang jelas, jika aplikasi ini akhirnya hadir di Indonesia, Sora berpotensi menjadi “TikTok versi AI” yang akan mengubah cara orang berkreasi dan berinteraksi di dunia maya. (gar)
Editor : Tegar Rukmana