Jawa Pos Radar Madiun - Cerita memilukan tentang Loki, Pangeran Elbaph, tersaji dalam baca komik One Piece 1168 RAW.
Di balik sikapnya yang selama ini digambarkan jahat, Loki memikul luka masa lalu yang tidak diketahui rakyatnya sendiri.
Loki dipenjara di Pusat Penahanan Elbaph justru pada hari ketika ibu sambungnya, Ida, meninggal dunia.
Loki diterungku karena alasan membakar Desa Brewers yang diceritakan dalam bab sebelumnya.
Ironisnya, seluruh rakyat Elbaph justru salah paham dan menganggap Loki sebagai pelaku kejahatan.
Loki di Balik Jeruji Besi
Setelah insiden pembakaran Desa Brewers, Loki tidak diberi kesempatan menjelaskan apa pun.
Dia langsung dikirim ke dunia bawah Elbaph, ke sebuah fasilitas sunyi yang disebut Pusat Penahanan.
Penduduk menganggap tindakannya sebagai penghancuran desa, tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Padahal, Loki melakukan hal itu bukan karena amarah buta, tetapi karena menemukan bukti bahwa penduduk desa tersebut meracuni Ida.
Luka batin tersebut tidak pernah terungkap kepada warga lain, hingga membuat Loki memikul kesalahan seorang diri.
Harald Merawat Ida di Momen Terakhirnya
Sementara Loki terisolasi di penjara, Harald kembali dari misi terakhirnya sebagai Holy Knights dan memilih merawat Ida.
Dalam panel-panel emosional, kondisi Ida yang makin lemah tetapi masih berusaha tersenyum.
Ida sempat bertanya apakah Elbaph akan segera menjadi bagian dari Pemerintah Dunia.
Dengan bangga, Harald menjawab bahwa waktunya sudah dekat dan mereka bisa kembali berpetualang seperti dulu.
Untuk sesaat, Ida terlihat begitu gembira. Dia menggenggam tangan Harald sambil berkata betapa ia menantikan era baru itu.
Namun begitu tangan mereka bersentuhan, kekuatan Ida hilang seketika. Dia meninggal dengan tenang dan penuh senyuman dalam genggaman tangan Harald.
Salju Turun Lebat saat Ida Meninggal
Salju turun sangat lebat pada hari Ida meninggal. Harald menangis di sisi ranjang Ida, ditemani Hajrudin yang ikut larut dalam kesedihan kehilangan sosok yang begitu dihormati.
Di sisi lain, Loki duduk termenung di balik jeruji penjara. Ia mungkin tidak tahu ibunya menghembuskan napas terakhir di saat yang sama.
Tragedi Yang Membentuk Masa Depan Loki
Bab ini menunjukkan bagaimana Oda memperdalam karakter Loki. Rasa sakit, salah paham, dan kehilangan orang yang paling dicintai terjadi bersamaan.
Semuanya dia tanggung dalam kesendirian. (cor)
Editor : Andi Chorniawan