Jawa Pos Radar Madiun - Adegan yang bikin air mata menetes tersaji di cerita baca komik One Piece 1168 RAW.
Ida, sosok perempuan yang disayangi Harald, menyembunyikan rasa sakit yang dideritanya.
Dia terus berusaha tampil ceria di hadapan Harald dan Hajrudin, anaknya.
Di balik senyum dan kata-kata penuh semangat, Ida rupanya hanya berusaha kuat.
Ida Sambut Harald Sekembalinya dari Misi
Setelah menyelesaikan misi terakhir sebagai Holy Knights baru, Harald kembali ke Elbaph dan langsung menjenguk Ida yang terbaring sakit di sebuah barn sederhana.
Meski tubuhnya semakin melemah, Ida tetap tersenyum dan menyembunyikan kondisinya.
Harald bercerita penuh optimisme tentang masa depan Elbaph dalam cerita baca komik One Piece 1168 RAW.
Elbaph sebentar lagi akan terhubung dengan Dunia Pemerintah, sesuatu yang dikira akan membawa kedamaian.
Mendengar hal itu, Ida berusaha membalas dengan semangat yang sama.
Ida: “LUAR BIASA!! Aku nggak sabar!!”
Harald: “Aku juga!!”
Di momen itu, Ida mengulurkan tangannya, berusaha merespons kebahagiaan yang ditawarkan Harald. Harald menggenggam tangan itu dengan penuh harapan…
Namun hanya beberapa detik kemudian, tangan Ida kehilangan kekuatan. Dan tepat di hadapan Harald, perempuan yang dicintainya itu meninggal dunia.
Salju Elbaph Iringi Kepergian Ida
Pada saat Ida meninggal, salju turun sangat lebat. Bak langit Elbaph ikut menangis.
Harald dan Hajrudin bersimpuh di sisi ranjang, menangisi Ida tanpa bisa berkata apa-apa lagi.
Sementara itu, Loki, yang sebelumnya murka dan membakar Desa Brewers setelah mengetahui warganya meracuni Ida, duduk diam di penjara Dunia Bawah.
Ia tidak bisa hadir, tidak bisa melihat Ida untuk yang terakhir kali, dan tidak bisa meminta maaf.
Curahan Hati Harald
Di tengah pemakaman yang dingin dan senyap, Harald akhirnya mencurahkan isi hatinya.
Ia menyebut bahwa bertemu Ida adalah harta terbesar dalam hidupnya. Sebuah pengakuan yang menegaskan betapa besar peran Ida bagi dirinya dan bagi Elbaph. (cor)
Editor : Andi Chorniawan