Jawa Pos Radar Madiun - Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama MacBook, terutama pada seri terbaru berbasis Apple Silicon.
Namun, tanpa pengaturan yang tepat, baterai tetap bisa terkuras lebih cepat dari seharusnya.
Dengan menyesuaikan pengaturan sistem, layar, konektivitas, serta pola penggunaan harian, MacBook dapat digunakan lebih dari 10 jam tanpa perlu sering mengisi daya.
Baca Juga: Punya Dana Sekitar Rp 10 Juta Dapat Laptop MacBook yang Seperti Apa? Ini Pilihannya
Penghematan baterai tidak selalu berarti menurunkan performa secara drastis. macOS sudah menyediakan fitur bawaan yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi daya dan kenyamanan kerja.
1. Aktifkan Low Power Mode
Low Power Mode membantu menekan konsumsi daya dengan membatasi aktivitas latar belakang dan mengurangi efek visual.
Mode ini sangat efektif digunakan saat bekerja mobile atau jauh dari charger. Performa tetap stabil untuk pekerjaan harian seperti mengetik, browsing, dan meeting online.
2. Perbarui macOS Secara Berkala
Setiap pembaruan macOS biasanya membawa optimasi manajemen daya. Sistem yang sudah diperbarui bekerja lebih efisien dalam mengatur CPU, GPU, dan proses latar belakang sehingga baterai tidak cepat habis.
3. Pantau Aplikasi Paling Boros Daya
macOS menyediakan laporan penggunaan baterai yang cukup detail. Dengan memeriksa aplikasi yang paling banyak menguras daya, pengguna bisa menutup atau mengganti aplikasi tersebut dengan alternatif yang lebih ringan.
4. Turunkan Kecerahan Layar
Layar adalah komponen paling boros daya di MacBook. Menurunkan kecerahan beberapa tingkat saja sudah memberikan dampak signifikan pada ketahanan baterai, terutama saat bekerja di dalam ruangan.
5. Aktifkan Kecerahan Otomatis
Fitur kecerahan otomatis menyesuaikan pencahayaan layar dengan kondisi sekitar. Selain nyaman di mata, fitur ini membantu mencegah konsumsi daya berlebihan.
6. Atur Lampu Latar Keyboard
Backlight keyboard sering menyala tanpa disadari. Mengatur agar lampu keyboard mati otomatis saat tidak digunakan akan membantu menghemat daya dalam jangka panjang.
7. Matikan Wi-Fi dan Bluetooth Saat Tidak Digunakan
Wi-Fi dan Bluetooth tetap mengonsumsi daya meskipun tidak aktif digunakan. Mematikannya saat tidak diperlukan membantu menjaga baterai tetap awet, terutama saat bekerja offline.
8. Batasi Aplikasi Latar Belakang
Browser dengan banyak tab, aplikasi editing, dan software sinkronisasi cloud dapat menguras baterai secara perlahan.
Menutup aplikasi yang tidak diperlukan akan membuat sistem bekerja lebih ringan dan efisien.
9. Nonaktifkan Backup Otomatis Sementara
Time Machine yang aktif terus-menerus dapat menambah beban sistem. Saat bekerja tanpa charger, menonaktifkan backup sementara membantu menghemat daya tanpa risiko kehilangan data jangka pendek. (cor)
Editor : Andi Chorniawan