Jawa Pos Radar Madiun - Tergiur dengan harga MacBook bekas yang kini menyentuh angka Rp 4 jutaan? Wajar saja, siapa yang tidak ingin mencicipi ekosistem Apple dengan harga setara smartphone kelas menengah.
Namun, membeli barang elektronik lawas ibarat membeli kucing dalam karung.
Jika tidak teliti, Anda bisa saja mendapatkan unit yang "sekarat" atau bahkan barang bermasalah.
Agar uang Anda tidak melayang sia-sia, berikut adalah 5 langkah wajib yang harus dilakukan saat mengecek MacBook bekas.
1. Cek Fisik dan Baut Bodi
Langkah pertama adalah inspeksi visual. Jangan hanya melihat kemulusan logo Apple, tapi perhatikan sudut-sudut laptop.
Jika ada penyok (dent) yang dalam, besar kemungkinan laptop pernah terjatuh keras, yang berpotensi merusak komponen internal seperti motherboard.
Selain itu, perhatikan baut-baut di bagian bawah.
Jika ada yang hilang atau kondisinya gundul (dol), itu tanda laptop pernah dibongkar sembarangan.
2. Periksa Layar dari Dead Pixel dan Staingate
Nyalakan laptop dan ganti wallpaper menjadi warna putih polos dan hitam polos.
Baca Juga: Cara Install Windows 11 di MacBook dengan Parallels Desktop: Panduan Lengkap dan Praktis
Perhatikan apakah ada titik kecil yang tidak berubah warna (dead pixel) atau bercak putih terang (whitespot).
Khusus untuk MacBook Pro Retina (2012-2015), cek apakah ada lapisan layar yang mengelupas seperti jamur atau staingate.
Meski tidak mengganggu fungsi, biaya ganti layarnya bisa seharga laptop itu sendiri.
3. Uji Semua Tombol Keyboard dan Trackpad
Buka aplikasi catatan atau Notes, lalu tekan semua tombol keyboard satu per satu mulai dari huruf, angka, hingga tombol fungsi (F1-F12).
Pastikan semua tombol terasa empuk dan merespons.
Jangan lupa cek sensitivitas trackpad, pastikan kursor bergerak lancar dan bisa melakukan klik di semua sisi, bukan hanya di tengah.
4. Intip Kesehatan Baterai (Cycle Count)
Ini adalah bagian paling krusial. Masuklah ke menu logo Apple di pojok kiri atas > About This Mac > System Report > Power.
Perhatikan dua hal:
Cycle Count: Untuk MacBook lawas, angka di bawah 1.000 masih dianggap wajar.
Condition: Pastikan statusnya tertulis "Normal".
Baca Juga: 7 Aplikasi MacBook Layak Instal untuk Performa Kencang dan Storage Lebih Lega, Nggak Perlu Bayar
Jika tertulis "Service Recommended" atau "Replace Now", mintalah diskon besar karena Anda harus segera mengganti baterai.
5. Pastikan iCloud Kosong dan Bebas MDM
Poin terakhir ini menentukan legalitas barang. Pastikan penjual sudah Sign Out dari akun iCloud mereka.
Setelah itu, coba sambungkan laptop ke WiFi dan lakukan restart.
Jika saat menyala laptop meminta password admin kantor atau muncul notifikasi "Remote Management" (MDM), segera batalkan transaksi! Itu tandanya laptop tersebut adalah inventaris perusahaan atau barang curian yang dikunci sistem.
Membeli MacBook bekas memang butuh kesabaran ekstra. Lebih baik rewel di awal saat mengecek daripada menyesal di kemudian hari karena mendapat barang rusak. (gar)
Editor : Tegar Rukmana