Jawa Pos Radar Madiun - Honda kembali menyegarkan lini skutik andalannya dengan menghadirkan varian All New Honda Vario 125 Street.
Bagi penggemar otomotif yang mengharapkan lonjakan teknologi revolusioner atau fitur-fitur futuristik yang "wah", mungkin motor ini akan terasa biasa saja. Namun, justru di sanalah letak kekuatan utamanya.
Vario 125 Street tidak berusaha menjadi motor yang paling canggih, melainkan mempertahankan posisinya sebagai kuda beban harian yang paling mengerti kebutuhan pengendara di Indonesia.
Secara garis besar, skutik ini masih setia menggunakan ramuan lama yang sudah terbukti sukses selama belasan tahun, namun dengan sentuhan estetika dan fungsionalitas yang disesuaikan dengan tren masa kini.
Perubahan paling radikal yang langsung tertangkap mata ada pada sektor kemudi.
Khusus varian Street ini, Honda menanggalkan batok kepala konvensional dan menggantinya dengan model setang telanjang (naked handlebar).
Bukan sekadar kosmetik agar terlihat lebih "laki" atau gagah, perubahan ini membawa dampak signifikan pada ergonomi berkendara.
Posisi setang dirancang lebih tinggi, lebih lebar, dan sedikit ditarik mundur mendekati pengendara.
Hasilnya, posisi duduk menjadi jauh lebih rileks dan santai dibandingkan varian CBS reguler, sangat cocok untuk membelah kemacetan kota tanpa membuat punggung cepat pegal.
Baca Juga: Tipe Street atau CBS-ISS? Ini Perbedaan Varian All New Honda Vario 125 2025 yang Bikin Galau!
Kesan maskulin juga diperkuat dengan penambahan cover panel instrumen digital yang ukurannya lebih besar, serta pilihan warna bodi dan velg yang mencolok dan ekspresif.
Berbicara soal fitur, All New Vario 125 Street menawarkan pembaruan yang sederhana namun sangat tepat guna alias kontekstual.
Salah satu yang paling layak diapresiasi adalah kehadiran port pengisian daya USB Type-C yang terintegrasi di dalam console box.
Baca Juga: Honda Vario 125 Street Resmi Meluncur setelah 7 Tahun, Kini Pakai Setang Naked ala Beat Street
Di era serba digital ini, fitur tersebut sangat krusial karena pengendara bisa mengisi daya ponsel secara langsung tanpa perlu repot membawa adaptor tambahan.
Sementara untuk urusan akomodasi, kapasitas bagasi bawah jok tetap bertahan di angka 18 liter, cukup mumpuni untuk menelan satu helm half-face standar atau jas hujan.
Namun, ada sedikit catatan pada laci penyimpanan depan.
Baca Juga: All New Honda Vario 125: Unggulkan Desain, Efisiensi, dan Tak Pakai Rangka eSAF
Meski diklaim lebih luas, saat diuji untuk menyimpan botol air mineral ukuran 600 ml, penutup laci tersebut terasa agak sulit untuk dikunci dengan rapat sempurna.
Sektor pencahayaan juga mendapat penyegaran lewat desain lampu Full LED baru di bagian depan dan belakang yang tampil lebih tajam dan modern.
Secara estetika, wajahnya kini terlihat lebih segar namun tetap mempertahankan DNA Vario yang ikonik.
Baca Juga: Duel Sengit Satu Darah: Honda Vario Lama vs All New Vario 2025, Bedanya Cuma Ganti Baju?
Untuk penggunaan harian di dalam kota, pancaran sinarnya sudah cukup memadai.
Akan tetapi, performa lampu ini terasa sedikit kedodoran saat digunakan di malam hari yang gelap gulita, terutama dalam kondisi hujan deras, sehingga pengendara mungkin perlu sering-sering memainkan lampu jauh (high beam) untuk mendapatkan visibilitas yang lebih baik. (gar)
Editor : Tegar Rukmana