Jawa Pos Radar Madiun - Musim hujan kerap membuat sepatu rentan basah, lembap, dan cepat rusak jika tidak dirawat dengan benar.
Sepatu yang sering terkena air hujan cenderung menyerap kelembapan. Kondisi ini bukan hanya membuatnya tidak nyaman dipakai, tetapi juga memicu bau tak sedap, pertumbuhan jamur, hingga kerusakan material.
Jika dibiarkan, usia pakai sepatu bisa jauh lebih pendek.
Karena itu, perawatan sepatu di musim hujan menjadi hal penting. Bukan semata soal penampilan, tetapi juga menjaga kebersihan, kenyamanan, dan daya tahan sepatu.
Berikut lima tips jitu agar sepatu tetap awet meski cuaca sedang tidak bersahabat.
1. Pilih Material Sepatu yang Tepat
Mengutip Times of India, langkah paling dasar adalah menyesuaikan material sepatu dengan kondisi cuaca.
Selama musim hujan, sebaiknya hindari sepatu berbahan kulit asli dan suede karena mudah menyerap air dan membutuhkan waktu lama untuk kering.
Sebagai gantinya, pilih sepatu berbahan karet, PVC, atau kulit sintetis. Material ini lebih tahan air, cepat kering, dan tidak mudah rusak meski sering terkena cipratan atau genangan.
2. Segera Keringkan Sepatu yang Basah
Jika sepatu terlanjur kehujanan, jangan menundanya. Mengutip Shoes and Care, segera lepaskan sepatu begitu tiba di rumah dan keringkan bagian dalamnya.
Keluarkan insole jika memungkinkan karena bagian ini paling banyak menyerap air dan sering menjadi sumber bau.
Lepaskan juga tali sepatu agar sirkulasi udara lebih lancar. Untuk bagian luar, gunakan kain kering atau handuk bersih untuk menyerap air dan membersihkan lumpur.
Hindari menggosok terlalu keras, terutama pada bahan sensitif, agar tekstur sepatu tidak rusak.
3. Hindari Memakai Sepatu yang Sama Setiap Hari
Menggunakan satu pasang sepatu secara terus-menerus di musim hujan adalah kesalahan umum.
Sepatu membutuhkan waktu untuk benar-benar kering agar tidak lembap dan berjamur.
Idealnya, siapkan minimal dua pasang sepatu untuk dipakai bergantian. Dengan begitu, satu pasang bisa “beristirahat” dan kering sempurna.
Menambahkan silica gel di rak sepatu juga membantu menyerap kelembapan berlebih.
4. Gunakan Perlindungan Anti-Jamur dan Anti-Bau
Sepatu yang sering basah sangat rentan bau dan jamur. Untuk mencegahnya, taburkan sedikit bedak talek atau baking soda ke dalam sepatu yang lembap.
Alternatif lainnya adalah menggunakan semprotan antimikroba khusus sepatu.
Langkah sederhana ini cukup efektif menjaga sepatu tetap segar dan higienis, terutama bagi yang harus beraktivitas di luar ruangan setiap hari.
5. Perhatikan Cara Penyimpanan dan Pengeringan
Hindari mengeringkan sepatu dengan hair dryer, menaruhnya dekat sumber panas, atau menjemurnya langsung di bawah terik matahari.
Panas berlebih dapat membuat material sepatu mengeras, mengerut, berubah warna, bahkan melemahkan lem pada sol.
Cara paling aman adalah mengeringkan sepatu secara alami di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik, seperti di dalam ruangan dekat jendela.
Metode ini menjaga bentuk dan kualitas sepatu tetap optimal. (cor)
Editor : Andi Chorniawan