Jawa Pos Radar Madiun – Pendatang baru di segmen SUV Indonesia, Jetour T2, membuktikan ketangguhannya tidak hanya di medan off-road, tetapi juga dalam aspek keselamatan.
Berdasarkan hasil uji tabrak terbaru yang dirilis ASEAN NCAP, Kamis (22/1/2026), Jetour T2 sukses meraih predikat bintang lima dengan skor keseluruhan mencapai 86,50 poin.
Pencapaian ini mengukuhkan posisi Jetour T2 sebagai salah satu SUV paling aman di kelasnya.
Dalam kategori perlindungan penumpang dewasa atau Adult Occupant Protection (AOP), mobil ini mencatatkan skor impresif 37,17 poin dari maksimal 40 poin.
Tingginya skor tersebut tidak lepas dari konstruksi bodi yang superior.
Struktur bodi Jetour T2 dirancang menggunakan 80 persen baja berkekuatan tinggi (High Strength Steel) dengan tingkat rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat.
Konstruksi ini terbukti mampu menjaga keutuhan kabin dan menyerap energi benturan secara optimal.
Baca Juga: Fixie Murah tapi Kalcer, Ini Pilihan Sepeda Fixie Harga Murah Rp 1–2 Jutaan
Fitur BSD Raih Skor Sempurna
Selain struktur bodi, fitur keselamatan aktif Jetour T2 juga tampil gemilang.
Pada kategori Safety Assist (SA), mobil ini meraih 17,14 poin berkat kinerja fitur keselamatan yang berfungsi optimal saat pengujian.
Sorotan khusus diberikan pada kategori Motorcyclist Safety (MS) yang meraih 16,25 poin.
Fitur Blind Spot Detection (BSD) pada SUV ini mendapatkan nilai sempurna karena dianggap krusial dalam mencegah kecelakaan dengan pengendara roda dua.
Sementara itu, untuk perlindungan penumpang anak atau Child Occupant Protection (COP), Jetour T2 dinilai memberi rasa aman bagi keluarga karena dilengkapi dudukan ISOFIX sebagai standar.
Baca Juga: Pertamina Setor PBBKB Rp 4,3 Triliun, Kontribusi Besar untuk PAD
Spesifikasi Gahar
Jetour T2 sendiri resmi meluncur di Indonesia pada November 2025 dengan harga Rp 568 juta.
Dibalik kap mesinnya, tertanam mesin Kunpeng 2.0L Turbo yang mampu menyemburkan tenaga 245 PS dan torsi puncak 375 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 7-Speed DCT ke sistem penggerak 4WD (Intelligent X-WD) yang memiliki enam mode berkendara, termasuk mode off-road.
Mobil ini juga menjadi kendaraan terakhir yang diuji menggunakan protokol ASEAN NCAP 2021-2025 sebelum beralih ke standar yang lebih ketat mulai tahun 2026. (naz)
Editor : Mizan Ahsani