Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang azan Maghrib, suasana biasanya berubah. Ada yang sibuk menyiapkan takjil, ada yang menunggu kurma di meja, ada juga yang memegang gelas sambil menahan lapar terakhir.
Di momen inilah umat Islam dianjurkan membaca doa buka puasa, sebagai bentuk syukur sekaligus mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Memahami bacaan doa buka puasa beserta maknanya penting agar ibadah puasa yang dijalankan tidak hanya menahan lapar, tetapi juga bernilai ibadah secara utuh.
Pengertian Doa Niat Buka Puasa
Dalam ibadah puasa, niat utama sebenarnya dilakukan sebelum fajar.
Namun, ketika menjelang berbuka, umat Islam dianjurkan membaca doa berbuka puasa, yang sering di masyarakat disebut juga sebagai “doa niat buka puasa”.
Doa ini bukan syarat sah puasa, tetapi termasuk amalan sunnah yang dianjurkan karena menguatkan kesadaran ibadah, menjadi bentuk syukur, dan menghidupkan sunnah Nabi SAW.
Bacaan Doa Buka Puasa yang Dianjurkan
Salah satu bacaan doa buka puasa yang paling dikenal adalah:
Latin
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftartu.
Artinya
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa ini banyak diamalkan umat Islam dan sering dikaitkan dengan riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi.
Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa
Membaca doa sebelum berbuka bukan hanya kebiasaan, tetapi memiliki nilai ibadah. Beberapa keutamaannya:
1. Menjalankan sunnah Rasulullah SAW
2. Rasulullah SAW mencontohkan untuk berdoa saat berbuka.
3. Bentuk syukur atas nikmat Allah
4. Berbuka adalah nikmat besar, apalagi setelah menahan lapar seharian.
5. Menambah kekhusyukan puasa
6. Doa membuat momen berbuka tidak sekadar makan, tetapi tetap bernilai ibadah.
7. Termasuk waktu doa mustajab
Dalam beberapa hadis disebutkan doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak, terutama saat berbuka.
Waktu Terbaik Membaca Doa Buka Puasa
Agar tidak keliru, berikut waktu yang paling tepat membaca doa buka puasa:
1. Saat azan Maghrib berkumandang
Ini waktu paling utama. Tepat sebelum meneguk air atau makan kurma
Doa dibaca sebelum berbuka, lalu langsung menyegerakan makan/minum.
2. Saat menunggu detik-detik berbuka
Karena waktu menjelang berbuka termasuk waktu yang baik untuk memanjatkan doa.
Jangan Sampai Keliru Memahami “Niat”
Perlu dipahami, niat puasa Ramadan dilakukan sebelum Subuh, sedangkan doa buka puasa adalah doa sunnah ketika akan berbuka.
Jadi, kalau seseorang lupa membaca doa berbuka, puasanya tetap sah. Namun jika dibaca, tentu lebih sempurna. (cor)
Editor : Andi Chorniawan