KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Zakat fitrah tahun ini cenderung naik. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Madiun mencatat zakat fitrah berupa beras yang terkumpul naik empat ton dibanding tahun lalu. Total sebanyak 22.794 kilogram. Terhitung mulai Rabu (27/4) lalu penyaluran zakat fitrah resmi dilakukan.
Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, beras zakat tersebut berasal dari masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemkot setempat, dan para pengusaha. Masih ada kemungkinan jumlahnya bertambah hingga menjelang Lebaran nanti. ‘’Semoga setiap tahun naik,’’ harap Maidi, Jumat (29/4).
Beras zakat bakal di-tasyaruf-kan untuk mustahik atau orang yang berhak menerima. Termasuk pada tenaga program jalan bersih (projasih) di kota ini. Pun, untuk lembaga sekolah, sosial, keagamaan, panti asuhan, serta fakir miskin. ‘’Tanggung jawab kami menyalurkan kepada yang berhak. Bagi yang berzakat semoga amal ibadahnya semakin sempurna,’’ ucapnya.
Dari total beras zakat tersebut, 11.350 kilogram dibagikan untuk fakir miskin yang telah terdata, untuk lembaga mendapat jatah 5.722 kilogram. Sedangkan sisanya bakal dibagikan secara acak untuk mereka yang benar-benar membutuhkan. ‘’Semoga jumlah beras zakat terus bertambah,’’ ujarnya.
Sukarti, salah seorang penerima zakat, bersyukur mendapat beras dari wali kota. Menurut dia, beras tersebut cukup berarti dalam membantu kebutuhan keluarganya. ‘’Nggak nyangka dikasih zakat Pak Wali. Alhamdulillah sangat membantu,’’ tutur perempuan warga Jalan Kalimantan, Kartoharjo, itu. (ggi/c1/sat/her)
Editor : Hengky Ristanto