Menurut Thariq, pedestrian yang bakal dibangun sepanjang 800 meter. Mulai simpang tiga Jalan Panglima Sudirman hingga simpang lima Jalan Jawa. Lebar rata-rata 3,5 meter. Dengan ketinggian dari permukaan jalan sekitar 25-30 sentimeter. ‘’Saat ini tahap pembongkaran trotoar lama sekaligus perbaikan saluran dan pembuatan bak kontrol,’’ sebutnya.
Menurut Thariq, konsep serta material hampir sama dengan trotoar lainnya. Pagu anggarannya sekitar Rp 3,5 miliar. Pekerjaan diperkirakan selesai sekitar lima bulan. Alias Juli mendatang ditargetkan rampung. ‘’Insya Allah selesai lebih cepat dari target,’’ harapnya.
Thariq mengklaim proyek tersebut telah melalui sejumlah kajian dari berbagai aspek yang mengacu penataan kota berbasis Wahana Tata Nugraha. Lebar badan jalan yang trotoarnya bakal ditata dinilai masih layak. Alias tidak mereduksi volume jalan.
Pun, kondisi trotoar yang ada saat ini butuh perbaikan agar layak untuk pejalan kaki. Seperti yang sudah dibangun sebelumnya, trotoar baru nanti juga ramah disabilitas dan lansia. ‘’Kondisi trotoar saat ini memang butuh revitalisasi,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto