Menurut dia, penutupan saluran menyesuaikan penataan kawasan setempat. Sebab, pemkot berencana merevitalisasi Pasar Pancasila tak jauh dari saluran tersebut. Pun, pasar tradisional tersebut telah diratatanahkan. ‘’Revitalisasi pasar masih perencanaan untuk tahun depan. Sedangkan penutup saluran sudah mulai pertengahan April lalu,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, penutup di atas saluran dibangun sepanjang 600 meter ke barat dari pagar jembatan. Lebarnya sekitar sembilan meter. Duit Rp 3,5 miliar dari APBD 2023 disediakan untuk merealisasikannya. ‘’Di atas penutup rencananya dibangun pedestrian. Tapi, kami sesuaikan anggaran yang ada. Jika tidak cukup dilanjutkan tahun depan,’’ ungkapnya.
Selain penataan, lanjut Suyanto, penutup permukaan di atas saluran juga mempertimbangkan aspek keamanan. Pasalnya, saluran tersebut cukup dalam. ‘’Insya Allah target selesai awal November mendatang,’’ sebutnya.
Dia menambahkan, pemkot berencana merevitalisasi Pasar Pancasila agar semakin hidup. Pun, mereduksi kawasan kumuh. Rencananya, proyek tahun depan itu akan direalisasikan bidang cipta karya DPUPR. ‘’Saat ini kami (PSDA, Red) fokus menata saluran terlebih dahulu,’’ pungkasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto