MOJOKERTO, Jawa Pos Radar Madiun – Kontingen Kota Madiun panen medali sehari setelah pembukaan Porprov Jatim 2023 kemarin (10/9). Total sebanyak tujuh medali berhasil direngkuh. Terdiri dari dua emas, empat perak dan satu perunggu.
‘’Dua medali emas dipersembahkan cabang olahraga (cabor) Hapkido. Selain emas, Hapkido juga menyumbangkan masing-masing satu perak dan perunggu,’’ kata pengurus bidang kerja sama dalam dan luar negeri KONI Kota Madiun Dasril Yan Chaniago.
Adalah Miftahul Huda dan Muhammad Syarif, atlet Hapkido yang mampu meraih medali emas perdana serta kedua untuk Kontingen Kota Madiun di porprov. Selain emas, keduanya juga memperoleh medali perunggu di kelas honshinsul pertarungan jarak dekat.
Di samping itu, pihaknya juga mengapresiasi perjuangan Diva Margareta yang bisa menyumbangkan tiga medali perak di cabor angkat besi. Dengan total angkatan 143 kilogram (kg). Terdiri dari angkatan snatch seberat 59 kg serta clean and jerk seberat 84 kg.
Dasril berharap keberhasilan itu bisa menjadi pelecut bagi atlet-atlet lainnya yang belum bertanding untuk memperoleh medali tambahan. ‘’Kami dari KONI bersyukur dengan hasil ini. Dan, berharap ke depannya medali yang didapat terus bertambah,’’ harapnya.
Sementara itu, penantian panjang cabor catur Kota Madiun untuk bisa kembali merebut medali di event porprov selama 20 tahun berakhir. Adalah Brian Laksamana Saputra yang mengakhiri dahaga selama dua dekade tersebut.
Brian hanya mampu memperoleh medali perunggu. Ini setelah dirinya kalah dari Bimo Aji asal Pamekasan di babak sudden death dalam kategori perorangan catur kilat putra di Mojokerto pada Sabtu (9/9) lalu.
Kendati begitu, Ketua Percasi Kota Madiun Satriyo Teguh Pramono mengaku puas dengan hasil yang diraih oleh Brian itu. Karena pada penyelenggaraan event serupa tahun lalu, Brian hanya mampu menjadi juara harapan. ‘’Ini menjadi modal kami untuk menjaring bibit-bibit baru usia dini setelah 20 tahun, cabor catur mati suri,’’ katanya kemarin (10/9).
Namun demikian, prestasi yang didapat Brian itu tidak dapat diikuti oleh Griselda Valencia Ivanka, Freya Griselda Faliha dan Batutah Ratri Ababil. Mereka kalah dari lawan-lawannya secara peringkat.
‘’Meski begitu, kami ingin memasyarakatkan olahraga catur di sekolah-sekolah dasar sebagai sarana untuk menggeser kecanduan game serta menumbuhkan motivasi olahraga prestasi,’’ terang Satriyo. (mg1/her)
CABOR PENYUMBANG MEDALI (sementara)
Hapkido (dua emas, satu perak, satu perunggu)
Angkat Besi (tiga perak)
Catur (satu perunggu)
Basket (satu perunggu)
Editor : Mizan Ahsani