Menjadi satu-satunya atlet andalan di cabang olahraga (cabor) sepatu roda pada Porprov Jatim 2023 ternyata tak membuat Naura Rania Janeeta terbebani. Sebaliknya, bocah 10 tahun itu justru bisa tampil lepas hingga berhasil menyabet medali emas.
----------
NAURA memang tak banyak berbicara. Dia terkesan pemalu. Namun, ketika sudah memasang roller blade dan perlengkapan untuk bersepatu roda, siswi Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Bakti Ibu itu berubah menjadi gadis yang lincah dan tak kenal takut.
"Saat latihan awal-awal itu terasa berat, tapi kalau sudah terbiasa menjadi ringan," ujarnya.
Bermain sepatu roda sudah menjadi hobinya. Kali pertama, Naura mengenal sepatu roda pada 2021. Atau saat dirinya masih duduk di bangku kelas II.
Hanya saja, keinginannya itu sempat ditentang Ika Wijayanti, ibunya. Alasannya, selain termasuk olahraga ekstrem, badannya dianggap tidak proporsional.
Tapi, Naura tetap bersikukuh. Dia lantas rajin berlatih dengan meminjam sepatu roda tetanggannya. Dari situlah bakatnya mulai kelihatan.
Ika perlahan-lahan mulai mendukung kemauan putrinya tersebut dengan membelikan sepatu roda anyar. "Senang saja dengan sepatu roda," katanya.
Ketekunannya dalam berlatih itu ternyata membuahkan hasil. Berbagai prestasi ditorehkan Naura. Sebanyak 22 keping medali dari berbagai kejuaraan telah dikoleksinya.
Paling gres, dia berhasil menyabet medali emas dalam porprov sepatu roda pada awal September lalu.
Yang menjadikan berkesan, ajang tersebut kali pertama diikuti Naura. Namun, hasilnya ternyata diluar dugaan.
Dia menjadi yang tercepat di nomor speed 100 meter putri. Kini, dengan prestasinya tersebut, Naura coba menggantungkan mimpinya menjadi atlet sepatu roda nasional.
Demi mengejar mimpinya itu, dia sampai hijrah berlatih di Sidoarjo. Alasannya, di Kota Madiun tidak ada fasilitas lintasan yang memadai. "Dalam seminggu itu bolak-balik (Madiun-Sidoarjo). Karena latihannya hanya Jumat, Sabtu dan Minggu," ungkapnya. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani