KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Andhin Nafilla Putri Ashari berhasil meraih medali perunggu dalam Kejurnas Menembak Pangdivif 2 Kostrad Cup 2023 di Malang, akhir pekan lalu.
Berkat prestasi itu, Andhin dinilai menjadi calon atlet menembak andalan Kota Madiun kelak.
Para peserta tampak antusias mengikuti kompetisi menembak yang dihelat di Lapangan Tembak Vicadha Shooting Range Divif 2 Kostrad, Minggu (12/11) lalu.
Sekitar 80 peserta terlibat dalam kompetisi tersebut. Mayoritas adalah anggota klub menembak di Jawa Timur.
Peserta lomba memang didominasi pria. Namun, ada pula beberapa perempuan yang mengikuti kerjuaraan nasional (kejurnas) tersebut.
Salah satunya Andhin Nafilla Putri Ashari. Usianya masih 16 tahun.
Kendati cukup belia, kemampuan perempuan asal Kelurahan Winongo, Manguharjo itu membuat peserta lain berdecak kagum. Aksinya mampu menyedot perhatian peserta lain maupun penonton.
Andhin, sapaannya, mengikuti lomba di kelas benchrest 25 meter-pelajar. Dia semula menyatakan grogi saat mulai menembak sasaran.
Berkali-kali Andhin menarik napas panjang untuk menghilangkan rasa grogi.
Saat juri mulai menghitung waktu, wajah siswi SMAN 1 Kota Madiun tersebut tampak serius membidik sasaran berjarak 25 meter di depannya.
Jari telunjuknya bersiap di besi pelatuk. Dor! Beberapa tembakan sukses mengenai sasaran. Namun, ada juga tembakannya yang hampir meleset.
Namun, keberuntungan masih menyertai Andhin. Dia berhasil naik podium dengan meraih medali perunggu. Dirinya hanya kalah dari atlet menembak asal Ngawi dan Mojokerto.
‘’Saya diberi waktu 20 menit untuk menembak 25 sasaran berjarak 25 meter. Ini prestasi pertama bagi atlet menembak cewek dari Kota Madiun. Sebelumnya tidak ada,’’ ungkap pelajar kelas XI itu.
Baca Juga: SBY Mudik ke Pacitan, Menjauh dari Hiruk Pikuk Pilpres?
Andhin merasa bangga dengan capaiannya tersebut. Mengingat dirinya baru mulai berlatih menembak sekitar satu tahun. Persisnya saat dirinya masih duduk di bangku kelas X.
Sebagai bagian dari keluarga TNI, dia mengaku sudah familiar dengan senjata dari ayahnya yang gemar olahraga. ‘’Ya, awalnya itu karena tawaran dari ayah untuk mau mencoba,’’ katanya.
Dari semula yang hanya sekadar coba-coba, ternyata Andhin malah keterusan. Dia mulai rajin berlatih setiap sore pada akhir pekan di Lapangan Tembak Yonif Para Raider 501/BY.
Dibelinya juga senjata Nikka ACW yang saat ini dipakai untuk latihan dari mantan atlet peraih medali porprov.
‘’Kemudian, oleh pelatih saya diminta untuk rutin mengikuti event-event menembak,’’ ujar putri pasangan Serda Azhar Siswanto-Heny Triwahyuni itu.
Kejurnas menembak Pangdivif 2 Kostrad Cup tahun 2023 di Malang pada 11–12 November lalu menjadi kompetisi kali ketiga yang diikuti Andhin.
Sebelumnya, dia sempat berpartisipasi dalam kejuaraan provinsi (kejurprov) menembak yang digelar Perbakin Jombang dan Porprov 2023.
‘’Sayang, saat porprov itu gagal dapat medali. Karena nilainya beda tipis dari atlet yang meraih perunggu,’’ ungkap Andhin.
Andhin yang bercita-cita menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) itu mengaku banyak hal yang perlu dibenahi. Terutama mental, konsentrasi dan kesabaran. (mg1/her)
Editor : Mizan Ahsani