KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Revitalisasi Jembatan Patihan mendekati kenyataan tahun ini. Sesuai rencana, pembangunan kembali jembatan yang terputus pada 2021 lalu itu bakal dimulai pada April mendatang.
‘’Saat ini masih tahap perencanaan. Target mulai lelang pada Maret nanti,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah, Sabtu (10/2/2024).
Adapun revitalisasi jembatan yang menghubungkan antara Kelurahan Patihan–Sogaten itu masuk proyek strategis DPUPR. Hanya saja, bentuk bangunan tersebut nantinya tidak seperti dulu melainkan berupa jembatan gantung.
‘’Untuk rekomendasi teknis sudah disetujui BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo,’’ ungkap mantan kabid bina marga itu.
Menurut Thariq, konstruksi jembatan bakal dibangun ulang. Pun, pilar penyangga jembatan yang lama dibongkar karena telah mengalami pergeseran. Sehingga, tidak memungkinkan untuk dipakai kembali.
Selain itu, abutmen yang berada di ujung bentang jembatan untuk menopang supersturktur jembatan juga dibangun baru. Kemudian, lantai jembatan menggunakan material besi.
‘’Untuk alokasi anggaranya sekitar Rp 14 miliar yang bersumber dari APBD 2024,’’ sebutnya. (ggi/her)
SEPUTAR JEMBATAN PATIHAN BARU
Progres: Tahap perencanaan
Panjang: 120 meter
Lebar: 1,8 meter
Daya beban maksimum: 5 ton
Anggaran: Rp 14 miliar APBD 2024
Waktu pekerjaan: Enam bulan
Jadwal lelang: Maret-April
Jadwal mulai pekerjaan: April
Editor : Hengky Ristanto