KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kebersihan Kota Madiun saat ini tidak lepas dari jasa para petugas penyapu jalan dan penarik gerobak sampah.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Maidi saat memimpin apel peringatan Hari Peduli Sampah di Pahlawan Street Center (PSC), Senin (12/2/2024). ‘’Kita tidak bisa apa-apa kalau orang-orang seperti ini tidak diperhatikan. Keberadaan mereka manfaatnya sangat besar untuk Kota Madiun,’’ ujarnya.
Meski sering berkutat dengan sampah, menurut Maidi, pekerjaan mereka sangat mulia. Bahkan, peran para petugas penyapu jalan dan penarik gerobak sampah dapat membantu Kota Madiun dalam meraih Adipura tahun lalu.
‘’Bayangkan, (pekerjaan) mereka tidak hina. Sebaliknya, justru sangat mulia. Mereka merupakan pahlawan lingkungan sebenarnya,’’ ungkap mantan Sekda Kota Madiun itu.
Namun demikian, dia berharap mereka bisa ikut membantu Kota Madiun dalam menjaga kelestarian lingkungan. Misalnya dengan memilah sampah plastik.
‘’Utamakan sampah plastik tidak boleh sampai ke TPA. Harus ditampung di tempatnya untuk didaur ulang,’’ katanya.
Lebih lanjut, Maidi menambahkan pemkot telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 10 juta per RT pada tahun ini untuk program lingkungan bersih atau Prolisih.
‘’Pak RT sudah saya kasih anggaran untuk keberhasilan ini. Jadi, (kebersihan lingkungan) harus ditata untuk ke depannya,’’ pungkasnya. (mg1/her)
Editor : Hengky Ristanto