Hobi main yoyo? Silakan join ke komunitas Madiun Yoyo Spinner (Mayor). Tak sekadar wadah ekspresi, komunitas ini juga sarana mencapai prestasi.
---------------------------------------------------------------
MAYOR berdiri sejak 2018. Septian Bima Saputra alias Levian penggagasnya. Sejumlah warga yang hobi yoyo bernaung di bawah satu payung.
''Anggota aktif sekarang sekitar 20 orang pehobi yoyo, dari Madiun kota/kabupaten, Ponorogo, Ngawi, Magetan, dan Kediri,'' kata Levian.
Komunitas ini tidak hanya mengangkat Yoyo sebagai permainan. Namun, juga sebagai media mengekspresikan diri dan sarana mencapai prestasi.
"Mayor bertujuan menaungi orang-orang di Madiun yang minat dan tertarik mendalami yoyo," ucap alumnus Politeknik Negeri Madiun itu.
Yoyo awalnya berbahan kayu dan berbentuk bulat. Dimainkan dengan gerakan naik dan turun. Kini, yoyo mengalami modernisasi signifikan. Bertransformasi menjadi perangkat yang lebih kompleks dengan penggunaan bearing system.
Itu memungkinkan gerakan yang lebih variatif dan lama. ''Semua tentang yoyo dibahas saat berkumpul di tempat ngopi di Bantaran Madiun,'' ucap Levian.
Kongkow-kongkow membahas seluk-beluk yoyo berujung prestasi. Seperti yang diraih Levian. Dia menduduki peringkat tujuh, top 10 nasional, pada 2023. Di tingkat provinsi peringkat empat.
"Yoyo bukan cuma soal kompetisi, melainkan juga tentang bagaimana setiap individu dapat mengekspresikan diri," ujar pria 23 tahun itu.
Pintu join masuk Mayor terbuka lebar. Baik bagi pemain yang ingin berprestasi lewat kompetisi maupun yang sekadar bermain untuk kesenangan.
''Komunitas ini terbuka untuk siapa saja yang memiliki minat terhadap yoyo,'' ujarnya.
Levian berharap agar komunitas-komunitas di Madiun, termasuk Mayor, bisa mendapatkan lebih banyak perhatian dari pemerintah daerah. Bukan hanya bantuan, tetapi juga peluang untuk membuktikan kontribusi positif. Baik aspek hiburan maupun prestasi.
"Kami ingin unjuk diri di hadapan masyarakat, banyak hal positif dari komunitas-komunitas yang bisa diekspose," tutup Levian. ***(mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto