KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tahun lalu, wali kota Maidi sempat berucap janji akan membangun pasar barang bekas. Nah, janji itu coba ditepati.
Tahun ini misalnya, Pemkot Madiun sudah mengalokasikan anggaran untuk pengurukan lahan. Adapun lokasi pembangunan pasar berada di sisi utara rumah susun (rusun) Hayam Wuruk.
‘’Anggaran tahun ini hanya untuk tahap penyiapan lahan. Sedangkan, pembangunan pasar dilakukan bertahap mulai tahun depan,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Hesti Setyorini, Minggu (14/4/2024).
Dia mengaku rencana pembangunan pasar barang bekas itu sudah mulai disusun sejak 2023 lalu.
Namun, pelaksanaannya mundur karena berbarengan dengan pengerjaan rusun Hayam Wuruk oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ‘’Saat ini masih proses tender (paket penyiapan lahan),’’ ungkapnya.
Adapun proyek pembangunan pasar barang bekas tahun ini meliputi pekerjaan uruk serta pemadatan lahan, beton, dan pondasi. Luas lahan yang digarap sekitar 3.536 meter persegi.
Pemkot menggelontorkan anggaran sekitar Rp 500 juta untuk menuntaskan pekerjaan tersebut. ‘’Insya Allah Mei sudah mulai pelaksanaannya,’’ ujar Hesti.
Dia mengungkapkan, lokasi proyek mepet dengan rusun atau berdekatan dengan utara Gang Eko Proyo. Setelah lahannya nanti siap, pekerjaan bangunan pasar diupayakan sudah dapat dimulai pada tahun depan. ‘’Estimasi penyiapan lahan selesai Agustus–September nanti,’’ sebutnya.
Hesti menyampaikan pasar barang bekas tersebut terdiri dari 46 kios. Selain itu, juga dibangun sarana penunjang pasar seperti los serta pujasera.
Total luas bangunan diperkirakan 1.405 meter persegi. ‘’Perencanaan sementara sudah ada. Karena masih minim anggaran, kemungkinan dilanjutkan tahun depan,’’ pungkasnya. (ggi/her)
TENTANG PASAR BARANG BEKAS
Lokasi: utara Rusun Hayam Wuruk, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo
Luas lahan: 3.536 meter persegi
Nilai anggaran penyiapan lahan: Rp 500 juta
Waktu pelaksanaan: Mei–September 2024
Rencana luas pasar: 1.405 meter persegi
Fasilitas pasar: Pujasera, 46 kios dan los
Rencana pekerjaan konstruksi pasar: tahun 2025
SUMBER: DPUPR Kota Madiun
Editor : Hengky Ristanto