Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Prolisih Kota Madiun Lama Jika Digarap Pemerintah, Dana Rp 10 Juta Dipakai untuk Normalisasi Saluran

Anggiyan Bayu • Sabtu, 11 Mei 2024 | 12:30 WIB
SWADAYA: Warga Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, menggelar bersih-bersih di lingkungan Jalan Wanodya Bhakti. (DISKOMINFO FOR JAWA POS RADAR MADIUN)
SWADAYA: Warga Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, menggelar bersih-bersih di lingkungan Jalan Wanodya Bhakti. (DISKOMINFO FOR JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program lingkungan bersih atau prolisih yang diinisiasi Pemkot Madiun mulai bisa dirasakan manfaatnya. Di Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, misalnya.

Bantuan anggaran Rp 10 juta dari pemkot yang didapat dipakai masyarakat setempat untuk menormalisasi saluran air di Jalan Wanodya Bhakti. ‘’Fokus pengerukan sedimen saluran air lingkungan,’’ kata Ketua Pokmas RW 7 Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, Sumilan, Jumat (10/5/2024).

Sumilan mengungkapkan, prolisih di wilayahnya bergulir sejak awal Mei. Khusus di RW 7, ada empat RT yang mendapat jatah anggaran prolisih. ‘’Total kami mendapat Rp 40 juta untuk empat RT. Kalau ada sisa anggaran pengerukan dan pembersihan saluran, pokmas (kelompok masyarakat) diperbolehkan menggunakan anggaran untuk perbaikan saluran atau penutupan bagian atas saluran,’’ terangnya.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Infrastruktur, Kewilayahan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Madiun Mas Kahono Pekik Hari Prasetyo mengatakan, prolisih sudah berjalan di beberapa RT.

Sesuai namanya, program ini hanya diperuntukkan menangani masalah kebersihan lingkungan. ‘’Sebelumnya, anggaran prolisih hanya Rp 5 juta per RT. Tapi, tahun ini anggarannya meningkat menjadi Rp 10 juta,’’ ungkapnya.

Pekik menilai program ini serupa dengan pavingisasi. Sehingga, pelaksanaannya dilakukan langsung oleh masyarakat. ‘’Kalau dikerjakan pemerintah akan lama. Tapi, kalau dikerjakan masyarakat secara serentak bisa lebih cepat,’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Pekik menjelaskan bahwa prolisih merupakan bagian dari komitmen pemkot dalam memenuhi sanitasi layak bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga. ‘’Prinsipnya, prolisih merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #prolisih #pemerintah