KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kepala Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kota Madiun Iwan Yudhi Atmoko mengatakan, pihaknya menggelar pendaftaran terbuka bagi bacawali-bacawawali yang berniat diusung maju pilkada. Baik dari internal serta eksternal parpol maupun tokoh masyarakat umum.
Penjaringan dibuka 21 April sampai 31 Mei. ‘’PDIP merupakan parpol terbuka bagi siapapun dalam proses penjaringan bacawali-bacawawali,’’ jelasnya, Sabtu (11/5/2024).
Hingga kemarin (10/5/2024), Iwan menyebut sudah ada dua nama yang mengambil formulir pendaftaran. Yakni, Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri.
‘’Sebelumnya ada perwakilan dari Bagus Rizki Dinarwan (Ketua DPD Golkar Kota Madiun) yang datang ke kantor kami. Tapi, masih sebatas diskusi atau belum sampai pengambilan formulir pendaftaran,’’ ungkapnya.
Seandainya pendaftaran kelak resmi ditutup, lanjut Iwan, nama-nama pendaftar bakal ditimbang PDIP. Di antaranya, survei elektabilitas. Kemudian, hasil analisa internal parpol dilaporkan secara berkala hingga tingkat DPP.
‘’Pada akhirnya keputusan berada di DPP terkait siapa diputuskan (diusung, Red). Saya pastikan DPC PDIP Kota Madiun menjunjung tinggi apapun keputusan DPP nanti,’’ tegasnya.
Ditanya ihwal kader PDIP yang diusung maju pilkada, Iwan memastikan bahwa DPC telah menyiapkan sejumlah nama. Tentunya, kader yang memiliki bobot ketokohan, elektabilitas, lama pengabdian atau loyal terhadap parpol dipandang layak maju pilkada.
Sebab, menjadi hal wajib bagi PDIP untuk mendudukkan kader di kursi eksekutif. ‘’Siapa kadernya masih kami saring. Yang pasti, kader juga harus mengikuti tahapan resmi. Termasuk mengambil formulir pendaftaran,’’ jelas Iwan. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto