KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Konflik tentang waktu jaga operasional parkir hingga berujung perkelahian terjadi antara dua orang jukir di Kota Madiun, Jumat (2/8) malam.
Bermula ketika korban, Agus Purnawan, warga Jalan Cendrawasih, Kelurahan Nambangan Lor, yang sedang melaksanakan tugas sebagai jukir di depan Pasar Besar Madiun (PBM) tiba-tiba didatangi Dico sekitar pukul 22.00.
Saat itu, yang bersangkutan ingin menggantikan sif Agus sebagai jukir karena memang sudah jamnya.
Namun demikian, Agus merasa saat itu masih belum waktunya oper sif. Hingga akhirnya, mereka pun terlibat cekcok dan berencana adu duel di belakang PBM.
Saat itu, Agus yang sudah menunggu di lokasi kejadian ternyata mendapati bahwa Dico datang bersama dengan ayahnya, Bayu, warga Jalan Sendang.
Perkelahian pun tak terelakkan antara mereka. Apes, Agus ternyata justru terkena luka tusukan dari senjata tajam (sajam) yang dibawa oleh Bayu.
Mengetahui bahwa dirinya terkena sajam, Agus lantar berusaha melawan dengan membawa kursi. Tapi, di saat yang bersamaan, Bayu dan Dico justru melarikan diri.
Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Madiun Kota. "Untuk kedua pelaku saat ini masih dalam proses pengejaran oleh tim opsnal," kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Sujarno. (her)
Editor : Hengky Ristanto