Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rincian Besaran Banpol di Kota Madiun: Nasdem Paling Sedikit, Partai Ini Dapat Terbanyak

Anggiyan Bayu • Selasa, 8 Oktober 2024 | 19:00 WIB

 

Ilustrasi parpol/partai politik (JAWAPOS.COM)
Ilustrasi parpol/partai politik (JAWAPOS.COM)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Kas partai politik (parpol) peraih kursi di DPRD Kota Madiun bakal makin gendut.

Mengingat badan kesatuan bangsa dan politik (bakesbangpol) setempat menjanjikan akan mencairkan dana bantuan politik (banpol) tahap kedua paling cepat akhir Oktober.

’’Kelihatannya akhir bulan ini,’’ kata Kepala Bakesbangpol Kota Madiun Tjatoer Wahjoedianto, Senin (7/10).

Saat ini, pihaknya masih memverifikasi proposal pengajuan dana banpol dari seluruh partai.

Setelah proses tersebut rampung, selanjutnya akan diusulkan pencairan anggaran banpolnya ke badan keuangan dan aset daerah (BKAD).

’’Sepertinya semua partai sudah mengajukan proposal pencairan,’’ ungkap mantan Camat Kartoharjo itu.

Adapun pencairan banpol tahap kedua ini diberikan kepada partai peraih kursi di parlemen hasil Pemilu 2024 untuk periode September–Desember.

Besarannya Rp 8.500 per suara. Perindo sebagai peraih suara terbanyak pada pemilu lalu bakal mendapatkan alokasi dana banpol terbesar. Yakni sebesar Rp 43.902.500.

Kemudian, disusul Golkar dengan pendapatan banpol sebesar Rp 42.196.800.

Lalu, PKB sebesar Rp 39.899.000 (selengkapnya lihat grafis).

Sementara total anggaran yang dialokasikan bakesbangpol untuk bantuan ini sebesar Rp 316.185.800. Dengan jumlah suara sah sebanyak 111.595.

Tjatoer menjelaskan dana banpol dipakai untuk pendidikan politik.

Selain itu, untuk mencukupi biaya operasional parpol. Meliputi pembelian alat tulis kantor (ATK), servis komputer dan kebutuhan sekretariat lainnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengingatkan kepada seluruh pengurus parpol penerima banpol agar tidak menggunakan dana tersebut untuk keperluan kampanye pilkada.

’’Jangan sampai banpol digunakan untuk keperluan pilkada,’’ tegas Tjatoer.

Pihaknya memastikan bakal mengawasi pelaksanaan penggunaan dana banpol tersebut.

Karena itu seluruh parpol akan dikumpulkan lebih dulu mendekati hari pencairan untuk paparan penggunaan dana banpol berikut penyusunan surat pertanggungjawabannya (SPJ).

’’Nanti akan dikasih briefing. Istilahnya, partai diberikan kisi-kisi penggunaan dana banpol dan SPJ,’’ terangnya. (err/her)

PKB                           

Suara: 14.028                        

Banpol: Rp 39.899.000

Gerindra                     

Suara: 10.449                        

Banpol: lRp 29.605.500

PDIP                          

Suara: 13.253                        

Banpol: Rp 37.550.200

Golkar                        

Suara: 14.893                        

Banpol: Rp 42.196.800

Nasdem                      

Suara: 7.081                          

Banpol: Rp 20.062.800

PKS                            

Suara: 11.422                        

Banpol: Rp 32.362.300

Perindo                       

Suara: 15.495                        

Banpo: Rp 43.902.500

PSI                             

Suara: 12.350                        

Banpol: Rp 34.991.700

Demokrat                   

Suara: 12.570                        

Banpol: Rp 35.615.000

Editor : Mizan Ahsani
#dprd #kota madiun #bantuan #Kas #partai #politik #banpol