KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Tak sedikit penanam modal luar negeri melirik kota ini. Catatan dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP) setempat, enam investor telah masuk tahun ini.
''Investasi di Kota Madiun termasuk dinamis, tergantung iklim ekonomi,'' kata Plt Kepala DPMPTSP Kota Madiun Ahsan Sri Hasto kemarin (18/10).
Ahsan mengungkapkan, kali terakhir pihaknya bertemu konsultan asing dari Taiwan yang bergerak di bidang pariwisata. Selain itu ada juga sejumlah rencana penanaman modal asing (PMA) dari beberapa negara. Seperti, dari India di bidang kuliner.
Kemudian, bidang telekomunikasi dan jaringan dari Jepang. Serta, RRC bidang konstruksi. Termasuk bidang arsitektur dari Amerika dan Qatar. "Kalau model asing itu biasanya ada pendampingan modal dalam negeri,'' ujarnya.
Data DPMPTSP, total keseluruhan investasi yang masuk di Kota Madiun sekitar 600 izin usaha. Capaian investasi Rp 300 miliar dari target Rp 200 miliar.
Menurutnya, Kota Madiun memberikan daya tarik bagi investor. Mulai aspek promosi sampai kondisi wilayah yang tidak menyulitkan. Sehingga para investor merasa aman menanamkan modal.
''Mungkin beberapa bulan awal masih membawa karyawan perusahaan induk namun dalam beberapa bulan atau jalan beberapa persen bisa digantikan dengan tenaga lokal," ungkapnya. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto