Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sungai di Kota Madiun Darurat Sampah, Potensi Tersumbat Bambrongan hingga Rawan Banjir

Erlita H • Rabu, 13 November 2024 | 00:00 WIB
MENGALIR SAMPAI JAUH: Aliran Bengawan Solo meningkat seiring memasuki musim hujan yang membawa tumpukan sampah plastik maupun bambrongan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
MENGALIR SAMPAI JAUH: Aliran Bengawan Solo meningkat seiring memasuki musim hujan yang membawa tumpukan sampah plastik maupun bambrongan. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aliran sungai di Kota Madiun berpotensi tersumbat berbagai macam jenis sampah saat memasuki musim hujan.

Kondisi itu diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kerap membuang sampah sembarangan di kali.

Potensi banjir pun mengancam warga yang bermukim di sekitar sungai.

Kabid Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun Afandi mengatakan, imbauan berkali-kali telah diserukannya terkait larangan membuang sampah.

Bahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) dan BPBD terkait normalisasi maupun pembersihan sampah di aliran sungai sebelum musim hujan tiba.

Selain itu, untuk pemulihan fungsi saluran air juga dilakukan dengan menggandeng dinas perumahan dan kawasan permukiman (dipserkim).

Di antaranya, di Jalan Bali.

’’Di sisi lain, ada juga beberapa titik sampah liar. Seperti di jembatan Ring Road Barat masuk Kelurahan Sogaten pada sisi timur. Lalu, di dekat Politeknik, Jalan Serayu,’’ ungkapnya, Selasa (11/11).

Pada musim hujan seperti saat ini, Afandi tak menampik kondisi sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winongo cenderung lembab dan berbau.

Selain itu, berat sampah yang diangkut juga bertambah.

Dari biasanya seberat 4 ton, bisa bertambah menjadi 5 ton.

’’Terpaksa posisi iritasi TPS ditingkatkan,’’ ujarnya.

Sementara dalam membantu tugas kebersihan kota saat musim hujan, pihaknya menyediakan tiga dump truk mengangkut sampah bambrongan yang menyumbat sungai.

’’Kami mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,’’ tuturnya. (err/her)

Produksi Sampah Kota Madiun

Tahun 2019: 42.370.474 kilogram

Tahun 2020: 43.355.259 kilogram

Tahun 2021: 43.130.151 kilogram

Tahun 2022: 43.572.601 kilogram

Tahun 2023: 43.527.495 kilogram

Editor : Mizan Ahsani
#sungai #hujan #sampah #madiun #banjir