Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rumuskan Arah Pembangunan Kota Madiun, Pemkot Gelar Konsultasi Publik, Efisiensi Anggaran Jadi Isu yang Dibahas

Anggiyan Bayu • Rabu, 12 Februari 2025 | 17:00 WIB
FORUM: Pemkot Madiun menggelar konsultasi publik tentang RKPD 2026 dan Renja OPD di Wisma Haji Kota Madiun, Selasa 11 Februari 2025.
FORUM: Pemkot Madiun menggelar konsultasi publik tentang RKPD 2026 dan Renja OPD di Wisma Haji Kota Madiun, Selasa 11 Februari 2025.

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mulai menyusun arah pembangunan tahun depan.

Rancangan awal (ranwal) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2026 serta Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah (Renja OPD) dikonsultasikan ke publik, Selasa (11/2).

Dalam forum konsultasi publik tersebut, berbagai program pembangunan diselaraskan dengan visi dan misi pasangan wali kota dan wakil wali kota terpilih.

Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto, menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam penyusunan RKPD dan Renja OPD sangat penting agar program yang dijalankan bisa selaras dengan kebijakan kepala daerah ke depan.

’’Kami terbuka dan menerima berbagai masukan dari akademisi serta pemangku kebijakan lainnya. Penyelarasan ini penting karena wali kota dan wakilnya yang nanti akan menjalankan program-program tersebut,’’ ujar Eddy usai menghadiri forum konsultasi publik di Wisma Haji Kota Madiun.

Di tempat yang sama, Wali Kota Madiun terpilih, Maidi, menyatakan sejalan dengan langkah Pj wali kota.

Dia mengapresiasi keterbukaan dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, hal ini akan mempercepat realisasi program sesuai visi-misi yang diusungnya.

’’Fokus kami tetap pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur. Tujuannya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta ketahanan pangan di Kota Madiun,’’ jelas Maidi.

Dalam RKPD, lanjutnya, terdapat delapan Asta Karya, yang menjadi pilar utama pembangunan Kota Madiun.

Di antaranyaMadiun Kota Pintar, Madiun Kota Melayani, Madiun Kota Membangun, Madiun Kota Peduli, Madiun Kota Terbuka, Madiun Kota Anti Korupsi, Madiun Kota Inovasi dan Madiun Kota Berbudaya.

’’Insya Allah, roda pemerintahan bisa berjalan sesuai visi kami, yaitu Terwujudnya Pemerintahan Maju Bersih Berwibawa Bersama Masyarakat Membangun Kota Madiun,’’ tambahnya.

Meski optimistis dengan rencana pembangunan, Maidi mengakui ada tantangan besar, terutama terkait efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pemerintah pusat.

Namun, dia memastikan pihaknya sudah menyiapkan strategi agar kebijakan efisiensi tidak menghambat pembangunan Kota Madiun.

’’Insya Allah ada langkah-langkah yang tepat dalam efisiensi anggaran. Intinya, tidak ada pemborosan dan setiap rupiah harus dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#anggaran #pembangunan #madiun #efisiensi