KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Masa jabatan Eddy Supriyanto sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun tinggal menghitung hari.
Pada Kamis (20/2) mendatang, dirinya harus meninggalkan Kota Pendekar dan kembali ke Surabaya melanjutkan tugasnya sebagai Kepala Bakesbangpol Jatim.
Menjelang akhir masa jabatannya tersebut, kemarin (17/2) seluruh aparatur sipil negara (ASN) dikumpulkan di Stadion Wilis untuk mendapatkan pembekalan terakhir.
Selain memotivasi semua pegawai, momen itu sekaligus dimanfaatkan Eddy untuk berpamitan.
Sejak menjabat pada 29 April 2024, Eddy mengaku mendapatkan kesan mendalam selama memimpin Kota Madiun.
Dia mengapresiasi kerja sama yang solid dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kepala badan, hingga pejabat lain yang menurutnya memiliki profesionalisme tinggi dalam mengelola pemerintahan.
’’Semua sudah mengetahui berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diraih Kota Madiun. Ini hasil kerja keras bersama,’’ ujarnya.
Eddy juga menyoroti karakter masyarakat Kota Madiun yang dikenal guyup, rukun, dan kompak.
Dia berharap agar tidak ada lagi konflik sosial, baik antar perguruan pencak silat, masyarakat, maupun tindakan kriminal yang meresahkan.
’’Dengan demikian, Kota Madiun bisa semakin berkembang sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman,’’ ungkapnya.
Seiring dengan berakhirnya masa jabatannya, Eddy optimistis kepemimpinan Maidi dan F. Bagus Panuntun yang kembali terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun bisa membawa kota ini ke arah yang lebih maju.
’’Beliau (Maidi, Red) sudah lima tahun memimpin dan kembali terpilih. Ini menunjukkan kepercayaan besar dari masyarakat,’’ tegasnya.
Menurutnya, dalam waktu dua tahun ke depan, Kota Madiun akan mengalami perubahan signifikan, baik dari segi pembangunan maupun perekonomian.
’’Saya yakin Kota Madiun bisa semakin maju dan mendunia. Ini semua berkat kepemimpinan yang kuat dan dukungan penuh dari masyarakat,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Mizan Ahsani