Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Berstatus Sekolah Inklusi, Nasib SDN di Kota Madiun Ini Memprihatinkan, Rusak Parah dan Bahayakan Nyawa!

Anggiyan Bayu • Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:20 WIB
BERBAHAYA: Atap salah satu ruang kelas di SDN Sukosari bolong-bolong. Tingkat kerusakan bangunan di sekolah tersebut mencapai 60 persen.
BERBAHAYA: Atap salah satu ruang kelas di SDN Sukosari bolong-bolong. Tingkat kerusakan bangunan di sekolah tersebut mencapai 60 persen.

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi infrastruktur pendidikan di Kota Madiun kembali disorot. Salah satunya SDN Sukosari di Kecamatan Kartoharjo.

Kerusakan parah terjadi di hampir seluruh bangunan sekolah, mengancam keselamatan siswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Madiun, hanya satu bangunan yang masih tampak kokoh, yakni ruang tata usaha.

Selebihnya, tampak memprihatinkan. Genteng bocor, tembok retak, bahkan sebagian atap ruang kelas sudah ambrol.

Saat hujan, halaman sekolah bahkan tergenang air hingga ke dalam ruang kelas.

Kepala SDN Sukosari Muljono tak menampik kondisi sekolahnya kian memprihatinkan. Dia menyebutkan kerusakan sekolah sudah mencapai 60 persen.

Ironisnya, SDN Sukosari merupakan sekolah inklusi yang menampung anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

’’Seharusnya fasilitas sekolah inklusi itu lebih baik, bukan malah sebaliknya,’’ keluhnya, Jumat (21/3).

Muljono mengatakan, selain mengajar, para guru juga harus ekstra waspada demi memastikan keselamatan siswa.

’’Kami khawatir bangunan sewaktu-waktu ambruk. Kami juga sudah mengajukan rehabilitasi ke dinas pendidikan, tapi belum ada tindak lanjut,’’ ujarnya.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur ini tidak hanya mengganggu proses belajar mengajar, tetapi juga dapat menurunkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SDN Sukosari.

Padahal, sekolah ini termasuk salah satu dari sedikit sekolah penggerak di Kota Madiun.

Dia berharap, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi ini.

’’Kami ingin sekolah ini tetap eksis dan menjadi tempat belajar yang aman serta nyaman, apalagi ini sekolah inklusi,’’ pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#anak berkebutuhan khusus #kota madiun #rusak #sekolah inklusi #SDN