Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

30 Formasi PPPK Pemkot Madiun Diperebutkan 900 Peserta, Tidak Lolos Dapat Diangkat sebagai Pegawai Paruh Waktu

Erlita H • Rabu, 7 Mei 2025 | 01:00 WIB
Ratusan peserta seleksi PPPK tahap kedua mengikuti tes di Wisma Haji Kota Madiun, kemarin (5/5). FOTO: Bagas Bimantara/Radar Madiun
Ratusan peserta seleksi PPPK tahap kedua mengikuti tes di Wisma Haji Kota Madiun, kemarin (5/5). FOTO: Bagas Bimantara/Radar Madiun

Jawa Pos Radar Madiun – Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua resmi dimulai di Wisma Haji Kota Madiun, kemarin (5/5).

Tes berlangsung selama dua pekan, hingga 18 Mei mendatang.

Kepala BKPSDM Kota Madiun Haris Rahmanudin menyampaikan, total peserta mencapai sekitar 15 ribu orang dari berbagai daerah, termasuk Kota dan Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Pacitan, Ponorogo, serta tambahan dari Kediri dan Trenggalek.

“Setiap hari dibagi tiga sesi, satu sesi diikuti 400 peserta dengan fasilitas 400 komputer,” jelas Haris.

Seleksi ini ditujukan untuk tenaga non-ASN yang telah bekerja minimal dua tahun di instansi pemerintah dan belum terakomodasi pada seleksi tahap pertama.

Juga untuk mengisi formasi yang sebelumnya masih kosong.

Dari Kota Madiun sendiri, terdapat sekitar 900 peserta yang bersaing memperebutkan 30 formasi, terdiri dari 22 formasi guru dan 8 formasi teknis.

Posisi teknis mencakup penata layanan operasional dan operator layanan operasional, dengan syarat pendidikan minimal SMA dan sesuai bidang tugas.

“Peserta dengan peringkat nilai tertinggi akan diangkat sebagai PPPK penuh waktu. Yang belum lolos, tetap bisa diangkat sebagai pegawai paruh waktu,” terang Haris.

Sementara itu, penyerahan SK CPNS dan PPPK tahap pertama dijadwalkan awal Juni mendatang. Semua tergantung hasil seleksi dan pemeringkatan. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#sk cpns #Pegawai Paruh Waktu #kota madiun #PPPK #formasi guru