Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tak Lolos Sekolah Negeri? Tiga SMA Swasta di Kota Madiun Ini Siap Beri Beasiswa Penuh

Erlita H • Senin, 19 Mei 2025 | 19:00 WIB
Portal SPMB SMA/SMK di Jatim sudah mulai dioperasikan sebagai sarana penerimaan siswa baru pada tahun ajaran baru 2025/2026. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Portal SPMB SMA/SMK di Jatim sudah mulai dioperasikan sebagai sarana penerimaan siswa baru pada tahun ajaran baru 2025/2026. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sistem penerimaan siswa SMA/SMK negeri tahun ajaran 2025/2026 di Kota Madiun mengalami perubahan signifikan.

Jalur zonasi yang selama ini jadi penentu utama kini resmi dihapus, diganti jalur domisili yang mengutamakan nilai akademik.

Kasi SMA/PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun, Devi Yuniar, menyebut, perubahan ini berlaku mulai tahun ini seiring perubahan nama PPDB menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

"Ada empat jalur: afirmasi, prestasi akademik SMA, domisili SMA/SMK, dan prestasi akademik SMK," ungkapnya, Senin (19/5).

Berbeda dengan sistem zonasi yang mengedepankan jarak rumah ke sekolah, jalur domisili menekankan capaian akademik sebagai prioritas utama.

Jarak rumah hanya menjadi pertimbangan kedua.

’’Jalur domisili sekarang mengutamakan siswa dengan nilai tertinggi di dalam satu rayon,’’ jelas Devi.

Langkah ini diambil untuk menghindari praktik manipulasi alamat demi masuk sekolah negeri favorit.

Proses seleksi pun akan berbasis sistem dan terintegrasi secara daring melalui portal SPMB Jatim.

Tahun ini, lima SMA dan lima SMK negeri di Kota Madiun mengikuti skema SPMB.

Namun, SMA Taruna Angkasa tetap menggunakan sistem seleksi mandiri.

Untuk mengakomodasi siswa yang tidak lolos ke sekolah negeri, Dinas Pendidikan Jatim juga menggandeng sekolah swasta yang memberikan beasiswa.

’’Ada tiga sekolah swasta di Madiun yang sudah kerja sama dan siap memberikan beasiswa penuh atau parsial,’’ sebut Devi.

Ketiganya yakni SMK St. Bonaventura 1, SMA Cokroaminoto, dan SMA PSM Kota Madiun.

Rekomendasi akan diberikan bagi calon siswa yang tidak diterima di sekolah negeri namun tetap ingin melanjutkan pendidikan dengan dukungan beasiswa.

’’Ini menjadi bentuk pemerataan akses pendidikan. Semua anak punya kesempatan sekolah tanpa terkendala biaya,’’ pungkas Devi. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#jalur domisili #kota madiun #spmb #sma/smk #ppdb