Jawa Pos Radar Madiun – Bantuan sosial atau bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua akan segera disalurkan.
Pemerintah Kota Madiun melalui Dinsos PPPA menyebut pencairan diperkirakan berlangsung awal Juni ini.
Kepala Dinsos PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, menyampaikan bahwa besaran bantuan PKH berbeda-beda, tergantung komponen penerima.
Misalnya, ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun) masing-masing mendapat Rp 750 ribu per tiga bulan.
Anak sekolah tingkat SD memperoleh Rp 225 ribu, SMP Rp 375 ribu, dan SMA Rp 500 ribu.
Sementara itu, lansia dan penyandang disabilitas berat mendapatkan Rp 600 ribu per tiga bulan.
Adapun BPNT diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulan, berlaku untuk April, Mei, dan Juni.
“Penyaluran menunggu pengesahan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari pusat,” ujar Heri, Kamis (5/6).
DTSEN merupakan integrasi dari DTKS, Regsosek, dan P3KE.
Meski proses verifikasi dan validasi data telah rampung di tingkat daerah, pencairan belum bisa dilakukan sebelum pengesahan pusat.
“Verifikasi lapangan oleh pendamping PKH sudah selesai sejak awal April. Data Kota Madiun sudah clear 100 persen,” imbuhnya.
Meski demikian, Heri tidak menampik potensi adanya perubahan jumlah penerima.
“Masih bisa bergeser karena dinamika sosial ekonomi. Tapi kami tunggu kepastian pusat,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto