Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Madiun masih menunggu tahapan awal.
Namun, Pemkot Madiun sudah mulai mempersiapkan sarana prasarana (sarpras) pendukung.
Rencana ini menempatkan lokasi sekolah di Lingkungan Kranggan, Kelurahan Demangan, menggantikan usulan awal di Ring Road Barat yang sempat ditinjau Sekjen Kemensos pada April lalu.
Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun Heri Suwartono mengatakan, lahan di Kranggan sudah siap.
Namun, masih memerlukan pemenuhan persyaratan seperti akses jalan dan pengurukan.
“Dengan demikian, nantinya seluruh kabupaten/kota memiliki sekolah rakyat masing-masing,” jelasnya, Kamis (14/8).
Kemensos sebelumnya memberi catatan terkait kelengkapan sarpras.
Di daerah lain, sekolah rakyat rintisan memanfaatkan gedung yang siap pakai atau hanya butuh renovasi kecil sehingga bisa langsung memulai kegiatan belajar mengajar.
Sekolah Rakyat berkonsep boarding school, menyediakan asrama penuh untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus pendidikan kepribadian anak.
Data calon siswa disediakan Kemensos, khusus anak dari keluarga miskin kategori desil 1 dan 2. Penjaringan dilakukan pendamping PKH secara door to door.
“Jenjang pendidikan bisa SD, SMP, atau SMA sesuai permintaan dan potensi daerah pengusul,” tambah Heri. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto