Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang musim penghujan, Pemkot Madiun menggelar pelatihan Water Rescue 2025 untuk ratusan relawan dari berbagai elemen.
Kegiatan berlangsung dua hari, Rabu–Kamis (10–11/9), dengan praktik lapangan di Sungai Bengawan Madiun.
Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan.
“Harus disiapkan sebelum kejadian. Jangan sampai setelah banjir baru rapat,” ujarnya, Kamis (11/9).
Maidi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, membersihkan gorong-gorong, dan memastikan saluran air tetap lancar.
’’Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama, baik masyarakat maupun pemerintah,’’ tegasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Wahyudi, menyebut pelatihan ini dikhususkan bagi relawan SAR, FPRB, PMI, pramuka, dan komunitas peduli bencana.
“Relawan yang menolong orang harus punya kemampuan. Jangan hanya berani tanpa ilmu,” jelasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto