Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun mulai kembali tenang pasca kerusuhan beberapa waktu lalu.
Namun, kepolisian mengingatkan kewaspadaan tetap dijaga.
Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas.
Mulai tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, guru, hingga pemerhati anak.
’’Harapannya Kota Madiun tetap adem, ayem, guyup. Kalau ada masalah segera diselesaikan bersama,’’ ujarnya, Selasa (16/9).
Wiwin menegaskan pentingnya melibatkan 14 perguruan pencak silat di Madiun dalam pembinaan generasi muda.
’’Setiap perguruan punya murid. Harapannya para sesepuh memberi masukan agar anak-anak bisa jadi generasi baik,’’ jelasnya.
Peran sekolah juga diingatkan untuk lebih aktif mengawasi perilaku siswanya.
’’Banyak kelompok anak-anak yang perlu perhatian kita bersama. Ini tanggung jawab semua pihak,’’ tandasnya.
Kapolres menambahkan, pencegahan kenakalan remaja dilakukan lewat pendekatan ke semua elemen.
’’Pendekatan dilakukan bersama pemerhati anak dan sekolah agar tanggung jawab merawat anak bisa dilakukan bersama,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto