Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun memantapkan langkah menjadikan kota wisata.
Salah satunya lewat pelatihan manajemen bisnis, keuangan, dan digital marketing untuk 60 peserta yang terdiri atas perwakilan kelurahan dan pelaku usaha di kawasan wisata.
Wali Kota Madiun Maidi menegaskan pentingnya pelayanan publik bagi UMKM dan PKL agar mampu mengikuti perkembangan kota.
‘’Kota Madiun semakin lama semakin maju. Maka harus ada pelayanan publik khususnya UMKM, PKL harus maju dan bisa mengikuti,’’ kata Maidi, Kamis (25/9).
Maidi mengingatkan pedagang menjaga kebersihan.
Penertiban Pahlawan Business Center (PBC) beberapa pekan lalu menjadi contoh.
Pemkot juga bakal menambah koperasi merah putih (KPM) di PBC untuk menjamu tamu luar kota.
‘’PBC area strategis. Saat akhir pekan bisa sampai 60 bus parkir di sini. Itu peluang besar bagi pedagang,’’ jelasnya.
Kabid KUKM Disnaker Wiwik Nur Hidayati menambahkan pelatihan ditujukan bagi pelaku usaha yang sudah memiliki NIB agar bisa mengelola usaha berbasis digital dan naik kelas.
‘’Seperti pesan Wali Kota, ketika untung langsung dibelikan untuk usaha lagi,’’ ujarnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto