Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pembangunan Rusun Keempat Madiun Masuk Daftar Prioritas Kementerian PKP Tahun 2026

Hengky Ristanto • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 17:49 WIB
Rencana pembangunan rusun keempat di Kota Madiun sudah diajukan ke Kementerian PKP tahun ini dan masuk daftar prioritas pembangunan 2026. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Rencana pembangunan rusun keempat di Kota Madiun sudah diajukan ke Kementerian PKP tahun ini dan masuk daftar prioritas pembangunan 2026. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Rencana pembangunan rumah susun (rusun) keempat di Kota Madiun selangkah lebih dekat dengan realisasi.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) memastikan seluruh dokumen dan kesiapan lahan telah rampung, tinggal menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat.

Kepala Disperkim Kota Madiun Jemakir mengatakan, usulan pembangunan rusun baru itu sudah diajukan sejak 2023 ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, pelaksanaannya bergantung pada alokasi APBN.

’’Secara administrasi dan kesiapan lahan kami sudah siap. Tinggal menunggu giliran dari pusat,’’ ujarnya, Sabtu (11/10).

Menurut Jemakir, proyek rusun tersebut sejalan dengan program nasional tiga juta rumah serta misi wali kota dalam peningkatan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah (MBR).

Ia menyebut, masih banyak warga MBR yang menempati aset milik pemkot maupun BUMD.

’’Ketika aset itu akan dioptimalkan menjadi fasilitas publik, pemerintah wajib menyiapkan hunian pengganti agar tidak menimbulkan masalah sosial,’’ jelasnya.

Disperkim telah menyiapkan lahan seluas 1,4 hektare (14 ribu meter persegi) di samping Rusun Hayam Wuruk sebagai lokasi pembangunan.

Lahan tersebut sudah diuruk dan siap digunakan untuk pembangunan dua tower sekaligus.

’’Tahap pertama yang kami usulkan berkapasitas lima lantai dengan 74 unit hunian,’’ paparnya.

Jemakir menambahkan, proposal pembangunan rusun keempat telah kembali diajukan awal 2025 melalui sistem daring Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Hasil rapat virtual terbaru menunjukkan bahwa Madiun masuk daftar prioritas pembangunan tahun 2026.

’’Kami sudah konfirmasi langsung saat Zoom meeting, dan Madiun termasuk prioritas. Hanya saja realisasinya kemungkinan tahun 2026,’’ terangnya.

Ia optimistis keberadaan rusun keempat akan memperkuat penataan kawasan perkotaan sekaligus memenuhi kebutuhan hunian layak bagi MBR.

’’Permintaan tinggi, sementara ketersediaan unit masih terbatas. Karena itu, kami dorong percepatan pembangunan rusun baru,’’ tandasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Disperkim Kota Madiun #hunian layak #rusun hayam wuruk #pembangunan rusun #program tiga juta rumah #mbr #madiun #Kementerian PKP #rusun madiun