Jawa Pos Radar Madiun – Warga Jalan Nusa Penida, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, dikejutkan dengan kemunculan bunga bangkai atau suweg di pekarangan rumah milik Atik Sumiati.
Tanaman langka dengan aroma khas menyengat itu kembali tumbuh setelah lima tahun tak pernah muncul.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Madiun, bunga bangkai tersebut mekar di antara tanaman talas dan pisang di area kandang unggas, dikelilingi bangunan rumah warga.
Diameter bunganya sekitar 15 sentimeter dengan tinggi mencapai 30 sentimeter. Satu bunga lain tampak sudah membusuk di sampingnya.
Atik menceritakan, bunga bangkai itu dulu rutin muncul setiap musim hujan sejak 1995.
Namun, dalam lima tahun terakhir tak pernah tumbuh lagi.
“Tiba-tiba ada bunga bagus, dilihat anak saya ternyata bunga bangkai. Tempat tumbuhnya juga selalu berpindah-pindah,” ujarnya, Selasa (11/11).
Menurutnya, bunga bangkai biasanya tumbuh tiga hingga empat tangkai, dengan waktu mekar hanya tiga hari hingga seminggu, lalu bertahan dua minggu sebelum membusuk.
“Kalau dilihat dari dekat tidak terlalu bau, tapi dari jauh malah tercium seperti bau bangkai sampai ke dalam rumah,” terangnya.
Meski menarik perhatian warga, Atik memilih membiarkan tanaman itu tumbuh alami tanpa disentuh.
“Ya dibiarkan saja, nanti hilang sendiri. Dulu juga begitu,” katanya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto