Jawa Pos Radar Madiun – Terminal Purboyo Madiun mulai mempersiapkan layanan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Persiapan fisik dan operasional dijadwalkan dimulai 16 Desember.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purboyo Ali Imron menegaskan seluruh simpul pelayanan harus dipastikan prima.
Fokus utama yakni perbaikan infrastruktur terminal.
Kerusakan landasan armada di pintu masuk akibat aspal tergerus air akan dibenahi.
Sejumlah atap yang jebol juga diperbaiki demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Selain itu, 17 CCTV terminal dipastikan berfungsi. Seluruh kamera telah diperiksa dan tersambung ke Pusdatin serta Posko Nataru.
’’Harus ada kepastian bahwa fungsi CCTV ini berjalan dengan baik, gambarnya normal. Tadi kami lakukan pengecekan,’’ ujarnya.
Terminal Purboyo juga memperketat ramp check. Mulai Januari hingga November, 2.782 armada bus telah diperiksa.
Khusus November, terdapat 82 armada yang menjalani pemeriksaan kelayakan.
’’Saya nggak main-main. Kemarin ada dua bus yang tidak mempunyai bukti uji, kami keluarkan dan kosongkan kendaraannya,’’ tegas Imron.
Menghadapi puncak arus Nataru, terminal berkoordinasi dengan mandor perusahaan otobus (PO) terkait potensi penambahan armada.
Prediksinya, bakal ada tambahan AKDP rute Madiun–Surabaya serta non-ekonomi Jabotabek.
’’Nanti kami ada penambahan non ekonomi, khususnya untuk non ekonomi Jabotabek,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto