Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Peragaan Busana Daur Ulang di Madiun, Ibu-Ibu Sulap Sampah Jadi Gaun Mewah

Erlita H • Kamis, 18 Desember 2025 | 12:00 WIB
Para model mengenakan busana dari bahan daur ulang hasil kreasi ibu-ibu kelurahan di Kecamatan Kartoharjo dalam peragaan busana bertema lingkungan, Rabu (17/12). BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Para model mengenakan busana dari bahan daur ulang hasil kreasi ibu-ibu kelurahan di Kecamatan Kartoharjo dalam peragaan busana bertema lingkungan, Rabu (17/12). BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Limbah kertas koran, sendok plastik, hingga sisa kain disulap menjadi gaun elegan di atas panggung.

Karya tersebut lahir dari tangan-tangan kreatif ibu-ibu kelurahan se-Kecamatan Kartoharjo yang membuktikan bahwa sampah dapat diolah menjadi produk bernilai.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kelurahan Oro-oro Ombo.

Kelurahan ini menampilkan gaun daur ulang bertema Pesona Chrysan di Balik Langit Biru yang diperagakan oleh Hasna Diana Nashita.

Official Kelurahan Oro-oro Ombo Anik Widyastutik menjelaskan, gaun tersebut dirancang dari berbagai bahan bekas.

Mulai koran yang diolah menjadi detail renda, ornamen gulungan kertas, bunga chrysan, hingga mahkota berbahan limbah.

’’Setiap bahan disusun kembali dengan kreativitas untuk mengubah limbah menjadi busana bernilai,’’ ujarnya, kemarin (17/12).

Menurut Anik, konsep busana mengusung pesan kepedulian terhadap lingkungan.

Warna langit biru dimaknai sebagai simbol harapan masa depan yang bersih, sementara bunga chrysan melambangkan ketulusan dan keabadian.

’’Gaun ini dirancang selama sebulan,’’ ungkap Anik.

Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Seyawati Maidi memberikan apresiasi atas kreativitas seluruh kelurahan di Kecamatan Kartoharjo yang terlibat dalam peragaan busana tersebut.

’’Sampah bisa menjadi berkah. Dari bahan bekas, ibu-ibu mampu menghasilkan karya yang bagus,’’ katanya.

Yuni berharap kegiatan peragaan busana daur ulang ini dapat terus dikembangkan di masing-masing kelurahan.

Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi bagi keluarga.

’’Dengan daur ulang, ibu-ibu bisa lebih inovatif dan berpeluang menambah penghasilan,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kartoharjo #daur ulang sampah #Fashion Daur Ulang #lingkungan hidup #Kreativitas Ibu Ibu #madiun #PKK Kota Madiun