Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Madiun Tiadakan Pesta Kembang Api saat Tahun Baru, Diisi Doa Bersama dan Galang Donasi

Hengky Ristanto • Minggu, 28 Desember 2025 | 01:38 WIB

 

Pemkot Madiun meniadakan pesta kembang api pada perayaan Tahun Baru 2026 dan menggantinya dengan doa bersama serta penggalangan donasi bagi korban bencana di Sumatera. DOK RADAR MADIUN
Pemkot Madiun meniadakan pesta kembang api pada perayaan Tahun Baru 2026 dan menggantinya dengan doa bersama serta penggalangan donasi bagi korban bencana di Sumatera. DOK RADAR MADIUN

MADIUN – Pemkot Madiun memastikan tidak menggelar pesta kembang api pada perayaan pergantian Tahun Baru 2026.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang tengah terdampak bencana alam, khususnya di Sumatera.

Wali Kota Madiun Maidi menegaskan, peniadaan pesta kembang api dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap duka masyarakat yang saat ini masih berjuang menghadapi dampak bencana.

Meski demikian, pemkot memastikan perayaan Tahun Baru tetap berlangsung aman, tertib, dan bermakna bagi warga.

“Mohon maaf, nanti kita tidak menyalakan kembang api karena kita menghormati saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sumatera. Namun, kemeriahan tetap kita hadirkan di Kota Madiun yang aman dan tertib,” ujar Maidi, Jumat (26/12).

Kebijakan tersebut sekaligus menindaklanjuti imbauan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa agar pemerintah daerah tidak menggelar pesta kembang api saat pergantian tahun 2025 ke 2026.

Pemprov Jatim mendorong peringatan Tahun Baru diganti dengan kegiatan yang lebih reflektif, seperti doa bersama.

Sebagai bentuk implementasi imbauan tersebut, Pemkot Madiun menyiapkan rangkaian kegiatan doa bersama dan penggalangan donasi.

Sekitar 100 relawan akan disiagakan untuk menghimpun bantuan masyarakat di titik-titik keramaian, terutama di kawasan Pahlawan Street Center (PSC).

“Ini bentuk kepedulian kita bersama. Kita doakan saudara-saudara kita di Sumatera sekaligus berbagi,” kata Maidi.

Meski tanpa kembang api, perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Madiun tetap dipusatkan di kawasan PSC dan Alun-Alun Kota Madiun.

Pemkot menyiapkan sejumlah hiburan alternatif, salah satunya pertunjukan video mapping yang diharapkan menjadi daya tarik utama masyarakat.

Di sisi lain, Maidi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama perayaan.

Lonjakan jumlah pengunjung dinilai memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi daerah, namun harus diimbangi dengan kesadaran pengelolaan sampah.

“Kita bersiap menuju Kota Madiun 2027 sebagai kota zero sampah. Saya minta masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.

Editor : Hengky Ristanto
#tahun baru 2026 #kembang api #kota madiun #Pahlawan Street Center #bencana Sumatera #empati bencana #doa bersama #wali kota madiun