Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Profil Maidi: Wali Kota Madiun Bergelar Doktor yang Puluhan Tahun Mengajar, Kini Terjerat OTT KPK

Redaksi • Senin, 19 Januari 2026 | 19:04 WIB
Wali Kota Madiun Maidi.
Wali Kota Madiun Maidi.

Jawa Pos Radar Madiun – Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun Maidi pada Senin (19/1) mengejutkan banyak pihak.

Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut bahwa pihaknya melakukan OTT terhadap 15 orang di Kota Madiun. Satu di antaranya adalah Maidi.

Lebih lanjut, ada sembilan orang yang kini dibawa ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik.

"Sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun," jelasnya.

Penyidik KPK membawa sejumlah barang bukti uang tunai. Total nilainya mencapai ratusan juta.

"Diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," ungkap Budi, menjelaskan alasan di balik OTT terhadap Maidi.

Perjalanan Karier Maidi dari Guru Geografi hingga Jadi Wali Kota Madiun

Berdasarkan arsip pemberitaan Jawa Pos Radar Madiun, Maidi malang melintang bekerja sebagai ASN di Pemkot Madiun.

Pria asal Plaosan, Magetan, tersebut mengawali kariernya sebagai guru geografi di SMAN 1 Madiun.

Pada 2002, ia kemudian dipromosikan menjadi Kabag Tata Usaha Dikbud Kota Madiun. Setahun berselang ia kembali promosi menjadi kepala di dinas yang sama.

Meski sudah menjabat wali kota, latar belakang sebagai guru mendorong Maidi untuk terus menimba ilmu.

Pada tahun 2023, ia menuntaskan pendidikan doktoral di bidang Administrai Publik di Universitas Terbuka Surabaya.

Sempat menjabat kepala dinas pendapatan, Maidi kembali ke posisi kepala dikbud pada 2006.

Tiga tahun berselang, Maidi ditunjuk menempati posisi sekretaris daerah (sekda). Jabatan itu ia emban hingga memutuskan mundur untuk mengikuti Pilkada 2018.

Hingga kini, mantan guru tersebut telah dua kali memenangkan pilkada dengan dua pasangan wakil wali kota yang berbeda.

Pada 2018 ia memenangkan Pilkada Kota Madiun bersama Inda Raya Ayu Miko Saputri.

Lalu pada 2024, Maidi didampingi F Bagus Panuntun kembali memenangkan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Harta Kekayaan Maidi dalam LHKPN Terbaru

Merujuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dirilis KPK, nilai kekayaan Maidi tercatat sebesar Rp 16,92 miliar.

Maidi terakhir melaporkan hartanya pada 2 April 2025 lalu.

Angka tersebut mayoritas bersumber dari tanah dan bangunan yang ia miliki di Kota Madiun maupun Magetan. Totalnya Rp 16,07 miliar.

Selain itu, Maidi juga memiliki harta kekayaan dalam bentuk alat transportasi Rp 647 juta, harta bergerak lain Rp 95 juta, serta kas dan setara kas Rp 1,4 miliar. Adapun utangnya dilaporkan sebesar Rp 1,29 miliar. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#harta kekayaan #Maidi #guru #kota madiun #KPK OTT Wali Kota Madiun #sekda #lhkpn #karier #profil #kpk #wali kota madiun #ott